Misalnya jika sampah tersebut dikelola menjadi pelet. Pelet tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk membantu menurunkan emisi pada pembangkit listrik yang menggunakan batubara. "Selama ini pelet memang tidak dibeli dari Bali, tetapi dibeli dari daerah lain oleh PLN," kata pria yang juga politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Suharso berharap pada Bali, karena ia melihat rintisan yang dilakukan provinsi ini terkait dengan kepedulian terhadap lingkungan cukup besar. Salah satunya adalah Pergub pembatasan sampah plastik.
Kita tahu bahwa sampah plastik sangat berbahaya untuk lingkungan apabila kita tidak bijak dalam penggunaan serta pembuangannya. Untuk itu upaya mengurangi sampah plastik harus terus kita lakukan dan kita upayakan demi terciptanya lingkungan hidup yang bersih, aman, nyaman, dan kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi ini tetap terjaga. Maka bijaklah menggunakan plastik dan tetap berpikir kritis demi lingkungan kita.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H