Mohon tunggu...
Topik Irawan
Topik Irawan Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Full Time Blogger

Full Time Blogger

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen | Akar

25 Desember 2019   14:02 Diperbarui: 25 Desember 2019   14:24 23
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Berhari-hari kemudian si Akar terus berharap hingga akhirnya mimpi itu jadi kenyataan.Terdengar suara orang mencangkul dan tak lama kemudian pohon di mana Akar tinggal terangkat dan ....Huppss!

Kini Akar dapat menikmati pemandangan yang begitu baru dan apa yang ia cita-citakan dapat terwujud.

Dunia di atas tanah begitu luas,indah dan penuh warna-warni dan untuk beberapa saat Akar begitu senang,namun setelah beberapa lama Akar mulai merasa panas,matahari bersinar terik membuat Akar seperti terbakar,tak ada lagi perlindungan baginya,belum lagi kini ia teronggok tak bisa berdiri kokoh di tanah,apa yang lama ia inginkan ternyata tak seindah yang dibayangkan.

Kini ia merindukan si Cacing,merindukan tanah tapi bisakah ia berkumpul kembali,seketika Akar rindu semuanya.Ternyata apa yang dikatakan Tanah benar juga,Akar hanya ingin kembali,tempatnya bukan di sini tapi dibawah tanah,walau tak terlihat namun ia bisa bermain,menyerap air dan bercanda dengan Cacing tanah,tapi semua itu hanya tinggal kenangan.

Ingin rasanya berada kembali bersama mereka.

Akar merasa tubuhnya terangkat dan tak lama kemudian ia berada kembali kedalam tanah,lalu ia pun ditimbun tanah kembali dan ia bisa berdiri tegak kembali,Akar tertawa senang ia telah kembali.

"Asyik aku kembali lagi,aku rindu kalian,ternyata dunia diatas sana tak seindah yang aku bayangkan,dan aku tak ingin kembali kesana,"ungkap Akar dengan sukacita yang tak terkira.

"Kamu harus disini Akar, tempatmu memang dibawah tanah!"Ucap Cacing yang juga gembira temannya kembali lagi.

 Mereka senang bisa kembali satu dibawah tanah,walaupun gelap tapi menyenangkan, akar gembira bisa berkumpul dengan teman temannya yang dulu dan ia tak ingin kembali ke dunia atas, tempat terbaik baginya adalah di dalam tanah, kembali adalah terindah bersama teman teman lama.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun