Mohon tunggu...
Okti Li
Okti Li Mohon Tunggu... Freelancer - Ibu rumah tangga suka menulis dan membaca.

"Pengejar mimpi yang tak pernah tidur!" Salah satu Kompasianer Backpacker... Keluarga Petualang, Mantan TKW, Indosuara, Citizen Journalist, Tukang icip kuliner, Blogger Reporter, Backpacker,

Selanjutnya

Tutup

Foodie Artikel Utama

Thai Alley: Menikmati Sensasi Thai Street Food Murah Meriah Bikin Betah!

27 April 2015   20:02 Diperbarui: 17 Juni 2015   07:37 332
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Andai aku tak jadi TKW, mungkin aku tak akan berkesempatan mencicipi makanan ala Thailand, kecuali dari mie instant buatan dalam negeri yang ada rasa tom yam nya saja! Hahaha...

Seumur-umur tinggal di kampung mana bakal kesampaian menyantap makanan luar negeri? Selain tidak ada yang jual, juga karena tidak (belum) ada informasi. Tapi kini, siapa saja bisa mencicipi makanan khas daerah/negara manapun, bahkan memasaknya sendiri secara langsung pun bisa jadi. Kecanggihan teknologi telah mempermudah segalanya, termasuk belajar masak masakan khas Thailand melalui internet.

Bicara soal makanan khas dari negara Thailand, beruntung aku pernah mempelajarinya saat bekerja di Taiwan. Majikan yang sering terbang ke negara gajah putih itu selalu membawa bumbu dan rempah instant siap masak berbagai resep masakan khas dari Thailand. Makanan Thailand yang aku sukai adalah kaeng phet ped yang, atau itik panggang dengan bumbu kari merah yang kental.

[caption id="attachment_363152" align="aligncenter" width="300" caption="Itik Panggang Kari Merah, Sumber: ms.wikipedia.org"][/caption]

Pertama diajarkan memasak, yang tidak akan aku lupa dari menu masakan Thailand adalah wangi serai dan wangi jeruk purut yang sangat menyengat dari setiap olahan masakan khas Thailand yang kami buat. Sungguh lezat dan kaya akan aroma. Lidah benar-benar merasakan kenikmatan rasa serta aroma.

Berbagai rempah dan bumbu dari resep masakan khas Thailand sebenarnya tidak jauh beda dengan resep leluhur nenek moyang tanah air kita. Setiap bumbu yang diracik, Indonesia pun memilikinya dengan sangat melimpah. Jadi pada dasarnya lidah orang Indonesia tidak akan merasa asing dengan kuliner Thailand yang wangi dan lezat menggoda itu.

[caption id="attachment_363154" align="aligncenter" width="300" caption="Bumbu instan masakan khas Thailand yang sudah sering kita dengar. Dok. Pribadi/Siti Allie"]

1430139541349201446
1430139541349201446
[/caption]

[caption id="attachment_363155" align="aligncenter" width="300" caption="Bumbu kari merah dan kari kuning khas Thailand. Dok. Pribadi/Siti Allie"]

14301396311984359975
14301396311984359975
[/caption]

[caption id="attachment_363156" align="aligncenter" width="300" caption="Semua bumbu instan yang dibeli majikan halal. Dok. Pribadi/Siti Allie"]

1430139701432585552
1430139701432585552
[/caption]

Kini di Indonesia sudah banyak restorant yang menyajikan masakan Thailand dengan berbagai keunikan serta kemodern konsep. Thai Alley salah satunya. Selain menyajikan kelezatan menu khas Thailand, restoran yang di ibukota sudah berada di beberapa tempat seperti di Gandaria Mall, Pasific Place dan Puri Indah ini menyajikan sensasi unik design interior konsep Thai Street Food-nya. Penasaran kan terbayang gimana seru sensasinya itu?

Mau coba merasakan kelezatan makanan khas Thailand dengan konsep santai kaya makan di jalanan gitu? Mau doong! Mau banget! Aku pengen ngajak keluarga yang belum pernah mencicipi makanan khas Thailand (selain rasa tom yam dari mie instant buatan dalam negeri itu tadi). Biarpun belum/tidak kesampaian melancong ke negara Thailandnya sana, gak apa-apa dech, paling tidak dengan bawa keluarga makan di Thai Alley ini sepertinya aura Thailandnya sudah lebih dari dapat, hehe!

Dengan konsep unik Thai Alley yang pas buat nongkrong teman dan keluarga, buat aku dan keluarga yang selama ini hidup dan tinggal jauh di pelosok Cianjur pastinya jika berkesempatan datang ke Thai Alley bakal jadi pengalaman berkesan yang tidak akan terlupakan. Pastinya bakal betah!  Haha! Anggap saja dapat undian hadiah jalan-jalan keluarga ke Thailand tanpa menginap! Seru abis pokoknya!

Meski tidak sekomplit resep asilnya di negara asal, tapi aku sering masak menu andalan kesukaan majikan, namanya gang keow wan, atau istilah yang diberikan majikanku adalah green curry Thailand (Kari Hijau). Meski rempah bumbu sangat komplit, tapi aku bisa dengan mudah memasaknya karena majikan sudah membelikan bumbu instant yang siap masak. Selain itu bahan-bahan pun sudah tersedia di kulkas, tinggal ambil dan nge mix and match-nya saja...

Kira-kira begini resep masakannya yang biasa aku lakukan:

Gang Keow Wan

Bahan:
1. Satu bungkus bumbu Gang Keow Wan (Pasta Kari Hijau).

2. Seratus gram rebung

3. Daging ayam secukupnya

4. Kerang laut secukupnya

5. Udang secukupnya

6. Baby Corn

7. Terong

Semua bahan dicuci bersih dan iris sesuai selera. Jika ada yang tidak suka, bahan boleh diganti dengan yang lain. Berhubung memakai bumbu siap saji, maka waktu masak tak begitu lama.

Cara Masak:

Rebus rebung, dan baby corn. lalu diikuti terong, dan sayuran lain jika suka. Setelah matang, buang air rebusan, ganti dengan yang bersih. Banyaknya air sesuai takaran pada bungkus bumbu Gang Keow Wan. Setelah air rebusan kedua kalinya mendidih, masukan kerang, irisan daging ayam dan udang. Kemudian masukan pasta kari hijaunya.

Beberapa menit setelah pasta bercampur dengan semua bahan, Gang Keow Wan alias green curry pun siap disajikan. Biasanya, dimakan dengan nasi putih yang masih hangat. Dijamin enak! :)(ol)

[caption id="attachment_363153" align="aligncenter" width="300" caption="green curry atau Gang keow wan. Dok. pribadi/Siti Allie"]

1430139397876019812
1430139397876019812
[/caption]

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun