Pernah nggak sih, kamu kepikiran terus tentang komentar kecil dari orang lain?
Seperti, "Eh, kamu kelihatan beda, deh!" dan langsung jadi overthinking semalaman? Atau mungkin, kamu sering berusaha keras menyenangkan semua orang, meski akhirnya kamu sendiri yang capek mental. Kalau iya, bisa jadi insecure itu lagi diam-diam masih nge-root di hati kamu.
Insecure itu seperti tamu tak diundang memang: muncul tanpa aba-aba. Bikin kita merasa nggak cukup baik dan sering menyelinap dalam pikiran kecil yang nggak tenang. Mulai dari takut mencoba hal baru sampai terus-terusan bandingin diri sama orang lain, rasa ini bisa mengontrol hidup kita tanpa kita sadari. Tapi tenang, kamu tak sendirian kok. Rasa insecure adalah hal wajar, asal kita tahu cara menanganinya.
Daripada terus-terusan stuck dalam overthinking, yuk! Coba kenali tanda-tanda kamu masih insecure. Siapa tahu, salah satu dari poin ini ternyata sering banget kamu alami. Lebih cepat menyadari, lebih mudah juga untuk melawan.
1. Selalu Butuh Validasi dari Orang Lain
Apakah kamu tipe yang sering ngga yakin sama keputusan sendiri? Semisal, mau beli sesuatu atau ambil keputusan kecil, tapi harus nanya pendapat semua orang dulu? Mulai dari teman, pasangan, sampai grup WhatsApp. Pertanyaan simpel seperti, "Baju ini cocok nggak sih buat aku?" malah jadi drama panjang gara-gara kamu nggak yakin sama pilihan sendiri. Ini pertanda kamu terlalu butuh validasi eksternal dan secara nggak sadar, kamu menyerahkan kendali kebahagiaanmu pada orang lain.
Padahal, terlalu sering mencari validasi justru bikin kamu kehilangan suara hati sendiri. Lambat laun, kamu jadi merasa keputusanmu nggak pernah cukup baik tanpa persetujuan orang lain. Akibatnya, rasa percaya diri semakin tergerus. Padahal, kamu sebenarnya lebih tahu apa yang terbaik untuk dirimu sendiri, kan?
Solusi:
Mulailah dengan hal kecil. Misalnya, tentukan sendiri outfit yang bikin kamu nyaman atau pilih makanan favoritmu tanpa tanya-tanya. Cobalah percaya bahwa pilihanmu valid dan cukup. Semakin sering kamu melatih kepercayaan ini, semakin mudah juga untuk mengambil keputusan besar dengan percaya diri.
2. Nggak Bisa Keluar Rumah Tanpa Make Up atau Filter
Setiap kali ingin posting di media sosial, kamu harus cek dulu: "Udah glowing belum? Jerawatnya ketutup nggak?" Bahkan, selfie pun nggak cukup tanpa aplikasi edit. Sementara itu, keluar rumah tanpa makeup rasanya seperti melangkah ke dunia tanpa pedang---nggak pede dan takut dinilai orang. Kalau kamu sering begini, ini tanda bahwa kamu terlalu mengaitkan nilai diri dengan penampilan fisik.
Padahal, filter dan makeup bukan satu-satunya alasan orang menghargaimu. Kepribadian, kebaikan hati, atau pencapaianmu jauh lebih berarti daripada sekadar tampilan luar. Kamu nggak harus sempurna untuk diterima, kok.
Solusi:
Coba tantang diri sendiri untuk sesekali tampil apa adanya. Mulai dari hal kecil, seperti unggah foto tanpa filter. Kamu akan terkejut melihat bahwa dunia tetap menerima dirimu yang autentik.
3. Membandingkan Jalan Hidupmu dengan Orang Lain
Scrolling Instagram, kamu melihat teman posting foto liburan ke Eropa, sementara kamu masih sibuk di rumah. Langsung, deh, muncul pikiran, "Kenapa hidupku nggak semenarik dia?" Akibatnya, kamu jadi lupa bahwa hidup setiap orang punya jalannya masing-masing, dan progress kecilmu juga layak dirayakan.
Membandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuatmu merasa kurang terus. Padahal, kamu nggak tahu perjuangan atau masalah apa yang mereka hadapi di balik layar. Fokus pada dirimu sendiri, karena setiap langkah kecil yang kamu ambil adalah bagian dari perjalanan besar yang unik.
Solusi:
Ingat, hidup bukan lomba lari. Setiap orang punya waktu dan rutenya sendiri. Cobalah buat "daftar (list) mensyukur hal positif atau pencapaian kecil" untuk menghargai apa yang sudah kamu capai, sekecil apa pun itu. Pencapaian besar dimulai dari menghargai hal-hal kecil!
4. Terlalu Takut Bilang "Tidak"
Ada teman yang meminta bantuan, padahal kamu lagi sibuk atau nggak sanggup melakukannya. Tapi, daripada mengecewakannya, kamu tetap bilang, "Iya, deh." Akibatnya, kamu malah merasa terbebani dan menyalahkan diri sendiri. Kalau ini sering terjadi, mungkin kamu terlalu takut dianggap nggak peduli, padahal kamu juga butuh batasan.
Kebiasaan selalu mengiyakan semua permintaan hanya akan membuatmu kehilangan kendali atas hidup sendiri. Kamu nggak harus menyenangkan semua orang. Ingat, menghargai kebutuhanmu sendiri juga sama pentingnya.
Solusi:
Belajar berkata "tidak" dengan sopan tapi tegas. Misalnya katakan padanya, "Maaf, aku nggak bisa bantu kali ini, tapi semoga kamu bisa menemukan solusi lain." Kamu berhak menjaga waktu dan energimu tanpa merasa bersalah.
5. Mudah Merasa Terancam oleh Keberhasilan Orang Lain
Saat mendengar temanmu mendapat promosi atau baru beli mobil, alih-alih ikut senang, kamu malah merasa minder dan bertanya, "Kenapa aku belum bisa kayak dia?" Akhirnya, rasa iri ini menggerogoti semangatmu dan membuatmu merasa nggak cukup baik.
Tapi ingat, keberhasilan orang lain bukan berarti kegagalanmu. Mereka punya perjalanan dan waktunya sendiri, begitu pula kamu. Jangan biarkan rasa minder menghalangi kamu untuk melihat potensi diri sendiri.
Solusi:
Jadikan keberhasilan orang lain sebagai inspirasi, bukan pembanding. Fokus pada apa yang bisa kamu pelajari dari mereka dan gunakan itu untuk berkembang. Hidup adalah tentang perjalananmu sendiri, bukan kompetisi dengan orang lain.
Jangan Biarkan Insecure Mengontrol Hidupmu
Insecure itu manusiawi. Setiap orang pasti pernah merasa nggak cukup baik, takut gagal, atau membandingkan diri dengan orang lain. Tapi, jangan biarkan rasa itu mengontrol hidupmu terlalu lama. Kamu jauh lebih kuat dan berharga daripada apa yang selama ini kamu pikirkan. Ingat, nilai dirimu nggak ditentukan oleh validasi orang lain atau kesempurnaan penampilan luar.
Mulailah dengan langkah kecil---belajar berkata tidak, menghargai pencapaianmu sendiri, dan tampil apa adanya tanpa merasa minder. Perubahan besar dimulai dari keberanian untuk menerima dirimu sendiri. Jangan tunggu sempurna untuk mencintai dirimu, karena kamu sudah cukup berharga apa adanya.
Jadi, dari tanda-tanda tadi, mana yang paling relate sama kamu? Yuk, mulai perjalananmu untuk menjadi lebih percaya diri hari ini.Â
Kamu pantas bahagia dan merasa cukup: karena kamu adalah versi terbaik dirimu sendiri.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI