Ke-12 atlet taolu, yang terdiri dari 6 putra dan 6 putri, Junior A Putra: Josh Tiesto Tanto (DKI Jakarta/Nanquan-Nandao), Rainer Reinaldy Ferdiansyah (Jawa Timur/Taijiquan-Taijijian), Junior B Putra: Zamurai Alkensoe Damara (Jawa Tengah/Chang Quan-Jianshu), Carlson Ong (Jambi/Changquan-Daoshu), Junior C Putra: Bradley Jason (Jawa Timur/Changquan-Gunshu), Richard Dean Kurnia (DKI Jakarta/Changquan-Daoshu), Junior A Putri: Kylie Suyoyo Kwok (DKI Jakarta/Changquan-Jianshu), Ivana Beatrice Liestio (DKI Jakarta/Changquan-Daoshu), Junior B Putri: Thailia Marvelina Tanzil (Jawa Timur/Changquan-Daoshu), Rainie Elena Liem (DKI Jakarta/Changquan/Jianshu), Junior C Putri: Billie Karina The (DKI Jakarta/Changquan-Daoshu), dan Anasera Zahraa Haryoso (Bali/Changquan-Qiangshu).
Paparan ini melanjutkan tekad yang dilontarkan atlet-atlet Indonesia, untuk mengharumkan nama bangsa dan negara di Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-8 ini.
                                                         ***
Atlet sasana Wushu Rajawali Sakti Jakarta, Ivana Beatrice Liestio mengaku siap menjalani program latihan cukup berat yang diberikan pelatih Taolu asal China, Zhang Yong Sheng.
Remaja putri kelahiran Jakarta, 21 Mei 2006 yang akan turun di kelompok Junior A Putri ini bertekad akan memanfaatkan peluang yang diberikan PB WI pimpinan Airlangga Hartarto untuk bisa memberikan yang terbaik.
"Saya sangat senang bisa diberi kesempatan dan kepercayaan untuk menjadi salah satu perwakilan Indonesia di kejuaraan dunia. Makanya, saya tidak ingin mensia-siakan peluang yang telah diberikan PB WI tersebut. Semoga saya bisa menyumbangkan medali untuk Indonesia," kata Ivana saat ditemui di Gedung GBK Arena  Senayan, Jakarta.
Ivana yang tercatat sebagai pelajar di Sekolah Kristen Calvin Jakarta mengaku berlatih olahraga wushu diajak teman-temannya pada tahun 2011. Dia tertarik dengan olahraga beladiri asal Tiongkok ini karena unik dan bervariasi.
Ivana memang baru pertama kali tampil di kejuaraan dunia. Namun, dia telah mengukir prestasi di ajang event nasional. Yakni, merebut 1 emas dan 2 perak pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu memperebutkan Piala Presiden 2022. Sebelumnya, dia juga meraih 2 emas dan 1 perak pada Sirkuit Nasional Seri I dan 3 emas pada Sirkuit Nasional Seri II.
                                                              ***
Atlet sanda asal Sasana King's Ronin Semarang, Jawa Tengah, Nasya Aulia Zahra Wahana mengaku bukan hanya siap menghadapi event bergengsi ini. Namun, Nasya, panggilan akrabnya, tidak gentar menghadapi lewan-lawan pada penampilan perdananya di ajang internasional tersebut. Â