Mohon tunggu...
Syahrial
Syahrial Mohon Tunggu... Guru - Guru Madya

Belajar dari menulis

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Pemberian Tugas sebagai Pengganti Ketidakhadiran Guru, Apakah Cukup Efektif?

24 Oktober 2023   00:01 Diperbarui: 31 Oktober 2023   12:45 946
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Interaksi guru-siswa adalah fondasi pembelajaran, tetapi tugas dengan umpan balik adalah batu loncatan menuju pemahaman yang mendalam."

Di dalam proses pembelajaran, guru memiliki peran kunci dalam membimbing siswa untuk mencapai pemahaman yang baik tentang materi pelajaran. Namun, terkadang, halangan tak terduga dapat membuat guru tidak dapat mengajar secara langsung. Dalam situasi semacam ini, salah satu alternatif yang umum digunakan adalah memberikan tugas kepada siswa sebagai pengganti pengajaran langsung dari guru. Namun, apakah pemberian tugas selalu cukup untuk menggantikan peran guru? Dalam artikel ini, kita akan menguraikan argumen pro dan kontra terkait pemberian tugas sebagai pengganti guru serta memberikan panduan dalam membuat tugas yang efektif.

Argumen Pro Pemberian Tugas

1. Membantu siswa tetap belajar

Pemberian tugas memungkinkan siswa untuk tetap terlibat dalam proses pembelajaran meskipun guru tidak hadir. Ini memberikan kontinuitas dalam pembelajaran, yang penting untuk memahami materi pelajaran.

2. Meningkatkan kemandirian siswa

Dalam menyelesaikan tugas, siswa perlu mengembangkan kemandirian dalam belajar. Mereka harus belajar untuk merencanakan, mengelola waktu, dan mengatasi kendala sendiri. Ini adalah keterampilan yang sangat berharga dalam kehidupan.

3. Mengembangkan keterampilan belajar siswa

Pemberian tugas memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan belajar mereka, termasuk analisis, sintesis, dan pemecahan masalah. Ini akan membantu mereka tidak hanya dalam materi pelajaran saat ini, tetapi juga dalam studi mereka di masa depan.

Argumen Kontra Pemberian Tugas

1. Keterbatasan interaksi guru dan siswa

Interaksi antara guru dan siswa adalah elemen kunci dalam pembelajaran yang efektif. Guru dapat memberikan bimbingan langsung, menjawab pertanyaan, dan memberikan penjelasan yang mendalam. Tugas tidak dapat menggantikan aspek ini.

2. Umpan balik dari guru

Siswa membutuhkan umpan balik langsung dari guru untuk memahami di mana mereka mungkin salah atau perlu perbaikan. Tanpa guru, umpan balik ini dapat terabaikan.

3. Keterampilan praktis

Beberapa mata pelajaran, seperti matematika dan sains, membutuhkan demonstrasi praktis yang sulit digantikan oleh tugas. Siswa mungkin kesulitan memahami konsep-konsep ini tanpa bantuan guru.

Dari argumen di atas, jelas bahwa pemberian tugas sebagai pengganti guru memiliki keuntungan dan kelemahan yang perlu diperhatikan. Namun, jika keputusan telah diambil untuk memberikan tugas kepada siswa, ada beberapa panduan yang perlu dipertimbangkan agar tugas tersebut efektif.

Tips untuk Membuat Tugas yang Efektif

1. Relevansi dengan materi pelajaran

Pastikan bahwa tugas yang diberikan benar-benar terkait dengan materi pelajaran yang sedang diajarkan. Ini akan membantu siswa memahami dan menerapkan konsep yang telah diajarkan.

2. Tantangan yang sesuai

Tugas harus menantang, tetapi juga harus sesuai dengan tingkat pemahaman siswa. Tidak baik memberikan tugas yang terlalu sulit atau terlalu mudah.

3. Interaksi dengan guru

Cobalah untuk menciptakan kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi dengan guru, meskipun itu dalam bentuk komunikasi melalui pesan atau video konferensi. Ini akan memungkinkan siswa untuk mendapatkan panduan tambahan dan menjawab pertanyaan mereka.

4. Umpan balik yang bermanfaat

Pastikan bahwa tugas memberikan umpan balik yang bermanfaat bagi siswa. Ini bisa dalam bentuk komentar tertulis atau diskusi tentang solusi tugas. Umpan balik ini membantu siswa memahami di mana mereka perlu memperbaiki pemahaman mereka.

Pemberian tugas sebagai pengganti guru adalah pilihan yang dapat digunakan dalam situasi darurat atau ketika guru tidak dapat hadir. Namun, penting untuk diingat bahwa tugas tidak selalu dapat menggantikan semua aspek penting dari interaksi guru-siswa. Oleh karena itu, guru perlu memastikan bahwa tugas yang diberikan memenuhi pedoman yang telah diuraikan di atas agar pembelajaran siswa tetap efektif.

Jadi , kita dapat menyimpulkan bahwa pemberian tugas sebagai pengganti guru memiliki peran penting dalam memastikan kontinuitas pembelajaran. Namun, tugas tersebut tidak dapat sepenuhnya menggantikan aspek penting seperti interaksi guru-siswa, umpan balik langsung, dan demonstrasi praktis. Oleh karena itu, pemberian tugas harus dikelola dengan bijak dan memperhatikan panduan yang telah disebutkan agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi siswa. Dengan demikian, guru memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa tugas yang diberikan mendukung pembelajaran efektif siswa, bahkan dalam situasi ketidakhadiran guru.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun