Adik Winarso mencari lokasi parkir yang masih kosong. Selanjutnya kami berjalan menuju lapangan untuk mengisi saf yang masih kosong pada baris bagian agak depan.
Alhamdulillah kami mendapatkan saf keempat dari depan. Adik Jaya (Karsidi) segera menggelar alas untuk duduk. Setelah alas digelar, sajadah dibentangkan pula.
Beberapa menit kemudian, pelaksanaan salat iduladha dimulai. Tidak ada kata pengantar atau sambutan dari panitia. Imam salat segera maju ke depan untuk memimpin salat.
Tidak lama pelaksanaan salat sunah itu djalankan karena surah Al-Quran yang dibaca tidak terlalu panjang. Setelah pembacaan salam, khatib terlihat segera naik ke atas mimbar.
Khotbah Iduladha pun dimulai dengan menggunakan bahasa Jawa. Saya merasa tertegun sekaligus senang karena dapat mendengarkan khotbah dengan bahasa Jawa yang sudah jarang sekali saya dengarkan dari khatib.
Bahasa yang digunakan juga dapat saya pahami karena kata-kata Jawa masih banyak yang saya ingat arti atau maknanya.Â
Untuk mendengarkan cuplikan khotbah Iduladha yang disampaikan di lapangan Birin, Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan, silakan memutar video yang disertakan dalam tulisan ini.***
Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI