Fenomena buah simalakama memang cenderung datang bagi konsumen dengan daya beli terukur berdasarkan penghasilan atau pendapat pas-pasan atau di bawahnya. Sebab bagi konsumen dengan karakter tersebut, dibeli akan menimbulkan gangguan pengeluaran bulanan dan bisa memunculkan hutang, tidak dibeli produk-produk murah yang dijual live sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup selanjutnya. Ini bagaikan buah simalakama.Â
 Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!