Abstrak adalah bagian pertama yang dibaca editor dan reviewer. Tuliskan abstrak yang ringkas tetapi mencakup tujuan penelitian, metode, hasil utama, dan implikasi. Tambahkan kata kunci yang sesuai agar artikel mudah ditemukan.
6. Perbaiki Hasil dan Pembahasan
Bagian ini menjadi inti artikel. Sajikan data hasil penelitian dengan jelas dalam bentuk tabel, grafik, atau diagram. Jelaskan implikasi hasil secara singkat namun mendalam, serta kaitkan dengan studi sebelumnya.
7. Gunakan Referensi Terbaru dan Relevan
Pastikan artikel mengacu pada literatur terkini yang relevan dengan topik penelitian. Hindari penggunaan referensi yang usang atau kurang relevan.
8. Mintalah Masukan dari Pembimbing atau Rekan
Sebelum dikirim ke jurnal, mintalah pembimbing atau rekan sejawat untuk memberikan masukan. Koreksi dari orang lain dapat membantu menemukan kesalahan yang mungkin terlewat.
9. Periksa Plagiarisme
Pastikan artikel memiliki tingkat originalitas yang tinggi. Gunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme untuk memastikan tidak ada bagian yang terindikasi menjiplak.
10. Ikuti Proses Peer Review dengan Sabar
Setelah artikel dikirim, proses peer review membutuhkan waktu. Ikuti revisi yang diminta oleh reviewer dengan baik. Jangan ragu untuk menjelaskan atau memperbaiki bagian yang dianggap kurang.