Mohon tunggu...
Subchan A
Subchan A Mohon Tunggu... -

DKI Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Saudi, ISIL dan Persekongkolan jahat

26 Juni 2014   17:25 Diperbarui: 18 Juni 2015   08:48 493
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dan karena itu, kata Thoha Husein, Rasulullah dimusuhi para penguasa.

Jika seluruh perilaku dan ucapan Rasulullah sangatlah mencintai manusia, bagaimana mungkin kita sebagai umatnya, menerima perbuatan biadab ISIL dukungan Saudi?

Dapatkan anda bayangkan, manusia yg demikian lembut dan penyayang seperti Muhammad, kemudian menyetujui kejahatan dan penindasan seperti dilakukan ISIL dukungan Arab Saudi saat ini?

Apakah mungkin penindasan menjadi halal hanya karena ingin menegakkan negara islam spt yg dilakukan ISIL?

Rezim Arab Saudi dan ISIL berada di suatu lembah, dan demi Allah, Rasulullah berada dilembah lainnya.

Rujukan :


  1. http://en.wikipedia.org/wiki/United_States_military_deployments
  2. http://militarybases.com/overseas/saudi-arabia/
  3. http://www.whitehouse.gov/the-press-office/2013/04/26/remarks-president-obama-and-his-majesty-king-abdullah-ii-bilateral-meeti
  4. http://www.globalresearch.ca/u-s-trained-isis-at-secret-jordan-base/5387532
  5. http://www.reuters.com/article/2013/03/10/us-syria-crisis-rebels-usa-idUSBRE9290FI20130310
  6. http://www.globalresearch.ca/sleeping-with-the-devil-how-u-s-and-saudi-backing-of-al-qaeda-led-to-911/53033131
  7. http://www.reuters.com/article/2014/03/09/us-iraq-saudi-qatar-idUSBREA2806S20140309
  8. http://www.theguardian.com/world/2013/mar/08/west-training-syrian-rebels-jordan
  9. http://abcnews.go.com/m/story?id=20188528&ref=http%3A%2F%2Fwww.google.com%2Fsearch%3Fhl%3Den%26ie%3DUTF-8%26q%3Dsyrian%2Brebel%2Bbehead%2Bmaloula
  10. http://beritapks.com/keagungan-osama-bin-laden-dalam-puisi-anis-matta/

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun