Mohon tunggu...
Stefani Ditamei
Stefani Ditamei Mohon Tunggu... Mahasiswa - K-drama Enthusiast

Mahasiswa (pejuang tugas akhir) program studi Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Contoh Peran Ganda Ibu Rumah Tangga Selama Pandemi

11 Juni 2021   00:15 Diperbarui: 11 Juni 2021   00:19 724
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi ibu rumah tangga yang bekerja sekaligus mengemban peran ganda (Pexels)

Peran ganda perempuan khususnya ibu rumah tangga semakin jelas terlihat sejak pandemi covid-19. Perempuan tidak lagi memiliki satu peran saja, namun, peran tersebut bertambah dan disebut dengan peran ganda. Apa itu peran ganda?

Beberapa kali saya menemui orang terdekat saya, terutama ibu rumah tangga, mengeluh lantaran tugasnya menjadi ganda sejak diberlakukan sekolah daring. Peran ganda tersebut tidak lepas dari kondisi yang membuat perempuan, terutama ibu rumah tangga, harus menangani berbagai masalah di rumah.

Jika sebelumnya seorang ibu memiliki waktu luang setelah anak berangkat sekolah, maka sejak diberlakukan pembelajaran jarak jauh, ibu rumah tangga dituntut melakukan tugas tambahan; yaitu mengajar dan mengawasi anak belajar.

Tidak semua perempuan hanya memegang peran ibu rumah tangga saja. Beberapa perempuan juga bekerja sambil merangkap tugas sebagai ibu rumah tangga.

Tidak hanya bekerja, mereka juga bertanggung jawab dengan kehidupan anak-anak dan urusan yang ada di rumah.

Baca juga: Tips Supaya Anak Tidak Bosan Belajar Daring di Rumah

Berikut contoh peran ganda ibu rumah tangga selama pandemi terjadi:

- Pembelajaran jarak jauh menuntut ibu rumah tangga juga berperan sebagai pengajar

Belajar di rumah sudah semestinya mendapatkan evaluasi dan penanganan maksimal. Sayangnya, kecepatan teknologi terkadang tidak dibarengi dengan kesejahteraan sosial yang sama. Masih ada ditemui beberapa kasus dimana anak-anak sekolah  menghadapi situasi yang terbatas. Misalnya; tidak memiliki gawai dan akses internet yang memadai.

Tidak jarang ibu rumah tangga harus menggunakan gawainya sekaligus mengawasi pengumuman dan tugas sekolah yang diberikan kepada anak.

Sayangnya, pembelajaran jarak jauh tidak sepenuhnya dipahami dengan maksimal. Saat kondisi seperti inilah peran ganda perempuan, khususnya ibu rumah tangga mulai tercipta. 

Ibu rumah tangga tidak hanya bertanggung jawab dalam pekerjaannya, melainkan juga mengawasi dan mengajar anak-anak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun