- Tempat pertemuan antara pengguna individu yang tidak terencana dan bukan yang bersifat rutinitas,
- Adanya sikap sopan santun antar sesama pengguna
Sedangkan pemahaman mengenai ruang publik ini menurut Wikipedia adalah sebuah areal atau tempat di mana suatu masyarakat atau komunitas dapat berkumpul demi tujuan yang sama. Areal ini dapat berupa ruang dalam dunia nyata atau real space, contohnya, berupa taman-taman, sekolah, gedung-gedung bersama, tempat olahraga. Areal lainnya adalah dunia maya atau virtual space yang berupa grup-grup Facebook, WhatsApp, LINE dan lain-lain.
Mengacu pada pengertian yang dijelaskan oleh Dedi, jelas ruang publik diperuntukkan bagi semua orang tanpa kecuali, entah itu kaum disabilitas atau masyarakat pada umumnya.
Hanya karena alasan keindahan terkadang ruang publik tidak bisa dijangkau orang berkebutuhan khusus. Misalnya jalannya tinggi, bertangga, tidak dibarengi jalan miring yang bisa dilalui kursi roda, ada pembatas atau pagar.Â
Sebenarnya jika ruang publik ramah disabilitas bukan saja kaum disabilitas yang bisa menggunakan, tetapi orang tua yang sudah sepuh, bayi dengan kursi dorongnya.
Real Space yang Aksesibilitas bagi Difabel
Ruang publik yang harus memiliki akses bagi difabel bukan hanya ruang terbuka untuk penyegaran saja. Tempat lain pun harus memiliki aksesibilitas, seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, perkantoran, tempat ibadah dan tempat lain yang biasa digunakan warga.
Namun sayang, walaupun hak aksesibilitas telah diatur UU No 8 pasal tahun 2016, masih banyak perkantoran yang tidak menyediakan kemudahan bagi disabilitas.
Seperti yang sering terjadi pada suami, dia tidak masuk ke dalam bank atau kantor layanan publik lainnya hanya karena sulitnya untuk masuk. Solusinya, pihak costumer atau satpam datang ke mobil meminta tanda tangan yang diperlukan.
Selain kantor pemerintahan yang masih banyak tidak ramah disabilitas, masjid pun demikian. Sangat sedikit masjid menyediakan akses, menyediakan alat untuk kaum difabe. Â Â
Salah satu masjid yang sudah memiliki akses kursi roda adalah masjid Agung Al-Aqsa Klaten. Di sana ada jalan miring untuk menuju tempat wudhu dan ke lantai satu. Ada juga lift untuk sampai ke tingkat selanjutnya. Kelemahannya, tanjakan terlalu curam, sehingga butuh tenaga untuk mendorong.Â