1. Jenis pantun anak-anak, terdiri dari:
Pantun bersukacita
Pantun berdukacita
2. Jenis pantun orang muda, terdiri dari:
Pantun jenaka
Pantun dagang atau nasib
Pantun muda:
- Pantun berkenalan
- Pantun berkasih-kasihan
- Pantun berceraian
- Pantun beriba hati
3. Jenis pantun orang tua, terdiri dari:
Pantun nasihat
Pantun adat
Pantun agama
Nah, kini kamu sudah memahami terkait ciri-ciri dan jenis-jenis pantun. Selanjutnya mari membahas tentang langkah-langkah cara membuat pantun yang baik dan benar.
Cara Membuat Pantun
Dikutip dari buku 'Serba-Serbi Pantun' karya Wendi Widya R.D., berikut ini langkah-langkah yang perlu diperhatikan terkait cara membuat pantun yang baik dan benar:
1. Menentukan topik atau tema pantun
Langkah pertama cara membuat pantun adalah menentukan topik atau tema pantun. Topik atau tema pantun dapat berasal dari apa saja, seperti dari pengalaman pribadi, perasaan hati, peristiwa yang dilihat ataupun yang didengar. Contohnya: tema pantun cinta, transportasi, budi pekerti, atau pekerjaan.
2. Memilih jenis pantun yang ingin dibuat
Langkah kedua cara membuat pantun adalah memilih jenis pantun yang ingin dibuat sesuai tema yang sudah ditentukan sebelumnya. Contohnya: jenis pantun sukacita, dukacita, ataupun perkenalan.
3. Menulis isi pantun terlebih dahulu (baris ketiga dan keempat)
Langkah ketiga cara membuat pantun adalah menulis isi pantun terlebih dahulu. Isi pantun yakni terdapat pada baris ketiga dan keempat. Perlu diperhatikan, isi pantun haruslah mencerminkan tema pantun.