Pemain dan pelatih Thailand dibuat tak berkutik menghadapi tekanan dan permainan apik Timnas U-23. Bahkan beberapa pemain Thailand tampil frustasi, sehingga sering mengasari pemain Timnas U-23 Indonesia. Beruntung Alfeandra Dewangga, dkk., tampil lebih dewasa dan tidak terpanding provokasi lawan.
Strategi "Kertas Contekan"
Tidak hanya pemain Thailand, pelatih Issara Sritaro ikut dibuat frustasi setelah tertinggal 1-3. Issara Sritaro membuat strategi aneh dan tak biasa.
Tepat di menit ke-59 babak kedua, lewat pergantian pemain, Issara Sritaro memerintahkan pemain yang baru masuk, Pattara Soimalai untuk memberikan "kertas contekan" kepada Kritsada Nontharat.
Kritsada Nontharat tertangkap kamera sedang membaca "kertas contekan" yang berisi instruksi dari pelatih Thailand, Issara Sritaro. Nampak pemilik nomor punggung 16 Thailand tersebut, sepertinya agak keulitan membaca perintah dari pelatih Thailand, karena ia membaca instruksi saat laga sedang berlangsung.
Strategi "kertas contekan" dari Issara Sritaro tidak berjalan mulus, terbukti Thailand tetap kalah 1-3 di akhir laga. Apa yang dilakukan oleh Issara Sritaro sangat tak lazim dan sedikit "nyeleneh".
Biasanya yang lazim dilakukan oleh seorang pelatih ketika memberikan instruksi kepada pemainnya, dengan cara memanggil pemain tersebut ke pinggir lapangan atau ketika ada jeda pertandingan karena ada pemain yang sedang dirawat dilapangan, atau ketika ada pergantian pemain, pelatih biasanya menitipkan pesan instruksi kepada pemain yang baru masuk tersebut untuk disampaikan kepada pemain yang dimaksud oleh pelatih.
Jadi strategi baru yang dilakukan oleh pelatih Thailand ini, sangat tak biasa dan sangat aneh di tengah laga pertandingan. Selain aneh, hasilnya pun belum tentu memuaskan.
Strategi "kertas contekan" yang gagal ini, menambah pilu hati pelatih Thailand, karena gagal membawa tim U-23 Thailand untuk lolos ke babak final Piala AFF U-23 yang berlangsung dirumah sendiri. Serta gagal melampiaskan dendam kekalahan di final Sea Games 2023.
Bahkan hasil ini bisa membuat posisinya sebagai pelatih tim U-23 Thailand terancam, karena gagal membawa Thailand juara di Piala AFF U-23 2023. Jika usai turnamen ia dipecat, maka bisa menambah kehancuran hati pelatih Thailand tersebut.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H