Pesan untuk menjaga padi dan hidup selaras dengan alam sebagai etika lingkungan untuk menghormati alam karena ketergantungan yang besar antara manusia dan alam. Bagi masyarakat agraris Jawa yang mempercayainya, Dewi Sri dan Padi adalah simbol tentang kehidupan sehingga sebegitunya bermaknanya, Dewi Sri berada di senthong tengah dari rumah orang Jawa. Dalam ritual Jawa "selametan" (wellbeing), dimana memahami konsep selametan sebagai upacara yang bersifat komunal dan sosial (social sharing) dan padi adalah salah satu simbol yang selalu melekat.
Dongeng padi pada masyarakat agraris Jawa diatas tentunya adalah pesan mengenai penghormatan alam karena alam adalah makro dan mikro kosmos. Alam  bukan hanya sekedar benda dan obyek tetapi sebuah relasi antar subyek kehidupan (nonhuman being) dan manusia sebagai salah satu penghuninya harus menjaga etikanya agar alam tetap lestari, karena alam liar tidak membutuhkan manusia,tapi sebaliknya!
Wallahu'lam Bishowab.
Yogyakarta, 12 Desember 2017
Sari Oktafiana
Terinspirasi dari kisah yang dituliskan asianfolktales.unescoapceiu.org: teacher's guideyang dikutip dalam Unit 1 People and Places, Lesson 2 Balinese rice plains: Religion and Rice, UNESCO, 2017.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI