1. Presiden Sukarno
Presiden Pertama RI ini tercatat dalam sejarah sebagai presiden yang sering melakukan pergantian kabinet. Hal ini terjadi seiring masih berubah-berubahnya sistem pemerintahan. Sukarno tercatat 26 kali melakukan perombakan kabinet dari mulai tahun 1945 hingga 1967.
Dikutip dari detikcom, pada awal pemerintahannya, pergantian susunan kabinet beriringan dengan pergantian perdana menteri. Tercatat ada delapan kali pergantian kabinet hingga masa Republik Indonesia Serikat pada tahun 1950.
Sempat pula ada Pemerintahan Darurat Republik Indonesia ketika Sukarno, Hatta, dan Sjahrir ditangkap Belanda saat Agresi Militer II pada 19 Desember 1948 hingga Juli 1949. Kala itu pemerintahan RI dimandatkan kepada Syafruddin Prawiranegara.
Masih dikutip detikcom, berikut merupakan nama-nama kabinet pada era awal kepemimpinan Sukarno.Â
Yaitu, Â Kabinet Presidensial yang terdiri atas 21 menteri, Kabinet Sjahrir I terdiri atas 17 menteri, Kabinet Sjahrir terdiri atas 25 menteri dan Kabinet Sjahrir III terdiri atas 32 menteri.
Lalu diteruskan Kabinet Amir Sjarifuddin I terdiri atas 34 menteri, Kabinet Amir Sjarifuddin II terdiri atas 37 menteri, Kabinet Hatta I terdiri atas 17 menteri dan Kabinet Hatta terdiri dari 19 menteri.
2. Presiden Soeharto
"The Smiling General" begitu julukan yang melekat pada presiden paling lama memimpin negeri ini, Presiden Soeharto.
Sejak kudeta merangkaknya sukses menasbihkan dirinya menjadi Presiden RI ke-2 pada tahun 1967 dan terpilih menjadi presiden lagi melalui pesta demokrasi (Baca : mekanisme pemilihan umum), Presiden Soeharto cukup "pelit" melakukan perombakan kabinet.
Dikututip dari detikcom, selama kepemimpinannya, Soeharto dikenal tak pernah merombak kabinet dalam satu periode.