Konon Negeri kita ini dulu memiliki pohon Gunung emas yang dikenal sebagai "gunung Karimunjawa" tapi karena suatu Sebab Tuhan menenggelamkan Gunung itu kedalam laut sehingga tidak tampak lagi oleh mata...!
Bagaimanapun juga Emas yang besar besar dan dipahat dari gunung itu dulu terlanjur banyak di Nusantara dibuat oleh para Raja raja yang berkuasa dengan berbagai macam perhiasan.
Tdk terhingganya kekayaan itu telah menjadi berita yang tersebar kemana mana menyebabkan banyak bangsa bangsa yang mendatangi Negeri Nusantara yang sebenarnya termasuk didalamnya Laos,Thailand Philiphina ,Birma ,Malaysia,Papua ,Timor Leste,Singapore,Brunei dan Indonesia sendiri yg sekarang.
Adalah banyak bangsa yang coba mencari dan menemukan emas yang banyak itu tetapi tetap saja tidak ketemu sebab kelihatannya Emas dan barang berharga itu sengaja disimpan oleh orang orang tertentu yang karena Ilmunya dibanding manusia lain lebih tinggi maka Kekayaan itu tetap terpelihara dan terjaga jauh dari pengambilan orang orang yg tidak berhak memilikinya termasuk ; Inggeris,Belanda,Jepang yang menjajah kawasan ini diwaktu yg lalu telah sekuat tenaga berusaha mencari dan menemukan Harta yang banyak itu tetapi tetap saja tidak ketemu.
Dari Sumber sumber yang layak dipercaya Kekayaan itu kini telah muncul dan memperlihatkan diri dengan cara yang Allah kehendaki dan sebentar lagi akan dinikmati oleh Bangsa bangsa di kawasan Nusantara itu sebagai suatu warisan dari para Penguasa saat itu yang sengaja menyimpannya untuk kemashalatan Rakyat.-
Penomena Mesjid Kubah Emas di jawa barat adalah contoh kemunculan Harta Emas yang banyak itu , hanya saja hal tersebut baru sebagian kecil dari harta harta yg tersimpan dengan sangat baik itu dimana mana tempat dikawasan Nusantara.
Mungkin saja ada satu orang tertentu yg memiliki peta harta yg banyak itu yg telah memanfaatkannya untuk kemashalatan bangsa bangsa di dunia selama ini segera akan mengalihkan pemanfaatan kekayaan itu untuk kemashalatan Bangsa Indonesia yang sekarang dibawah Kepresidenan SBY.
Penomena kunjungan Obama ke Indonesia mengindikasikan sesuatu tentang seseorang di Indonesia memegang peranan penting selain SBY sampai Obama mesti datang ke Indonesia dalam berbagai kesempatan yg memungkinkan.
Dalam forum forum pertemuan Pemimpin Dunia saat ini SBY pun nampaknya sering dipanggil hadir dalam forum tersebut mengindikasikan ada sesuatu yg lain tentang Indonesia saat ini.Sangat kuat dugaan ditahun 2012 ini sampai tahun 2020 sampai Tahun 2030 adalah masa masa dimana Indonesia segera akan menjadi Pemimpin Dunia dibidang ekonomi dengan cara yang sama sekali diluar perkiraan para pakar ekonomi dan professor serta para Doktor yg sudah sering memberikan opini dan ulasanannya tentang ekonomi Dunia.
Dari Sumber sumber yg dapat dipercaya nampak jelas Kekuatan ini sengaja di munculkan Tuhan untuk memberi kesempatan kepada bangsa bangsa dikawasan Nusantara untuk mulai menikmati kesejahteraan dan masa masa penuh dengan kemakmuran dan kejayaan seperti dulu ketika nenek moyang mereka menguasai berbendaharaan perbendaharaan Uang ,Emas dan perhiasan yg banyak.
Sangat mungkin untuk memenuhi lapangan pekerjaan yg banyak seperti di Indonesia segera akan muncul proyek proyek seperti pembuatan Jalan Tol,Kereta Api,pembangkit listrik dalam kapasitas dan jumlah yang massif dibanding APBN yang ada sekarang , sebagai terbosan baru dalam mengatasi bayangan sebagian ahli yg menyebut Indonesia menuju kepada Negara yang Gagal.
Kekuatan pendanaan atas proyek proyek ini sangat boleh jadi diambil dari kemunculan kembali Harta Peninggalan yg dulu telah disewakan ke Banyak Tempat dan banyak Negara dalam apa yang disebut sebagai sewa Collateral oleh para pihak yg telah mengadakan perjanjian dengan Presiden Soekarno atau mungkin dengan orang yg mewakili Kekayaan Nusantara itu.
Disuatu hari yang cerah di penghujung tahun 2012 atau 3/4 nya akan nampak jelas terlihat dibalik cakrawala seseorang yang berdiri menyampaikan pesan pesan kegembiraan kembalinya jaman Keemasan Nusantara, dimulainya proyek ini dan itu untuk kemashalatan rakyat dan yang lebih penting orang orang berbondong bondong bergabung bersama kelak menangani pekerjaan mulia ini dengan melibatkan orang orang yang amanah dan tanpa campur tangan para koruptor dan pencuri.sehingga tidak perlu melibatkan Polisi,Jaksa dan KPK serta para Hakim dan Pengacara kecuali tentu para Polisi untuk memberikan keamanan dan kelancaran urusan pekerjaan Proyek proyek prestisius ini selesai sesuai jadwal dan bermanfaat lama serta baik dan terjangkau oleh semua masyarakat.
Lapangan pekerjaan terbuka dimana mana , dana bergulir dengan lancar melalui lembaga keuangan yang mengendalikan proyek ini saya menyebutnya " Bank TerraBilyun" menguasai hampir separuh kerajaan Uang di dunia  karena memang dialah sebenarnya pemilik Collateral yang sah dan tidak terbantahkan dari Atlantis yg hilang itu.
Dan tentu saja adalah Hal yang mudah menjadikan sesuatu itu dengan nyata jika Dia menghendaki sebagaimana cukuplah ia "Innama Amruhu iza arada syaian ay yaqula lahu kun fa yakun". ....Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia mengendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya; " Jadilah" Maka terjadilah ia.(QS:36:82).
Jadi kita tunggu dengan penuh harap dan suka cita...
Ramadhan 1433 H atawa 2012 M
telah membawa titik balik keadaan Bangsa Indonesia
dari kemalangan dan keterpurukan serta ketidakberdayaan
menjadi penuh senyuman dan  kebahagiaan
dalam pada itu
Pohon emas karimunjawa telah muncul kembali
dalam helai surat surat yg telah divalidasi
disebutlah ia Collateral milik Nusantara
dibawa oleh seorang yang Mulia lagi Amanah dan Sakti
menembus batas batas imajinasi dan sekat sekat birokrasi
dimellinemum ketiga yang dimanis dan menggoda.
Ratu Adil itu telah datang membawa panji panji harapan dan kebangkitan
Nusantara tercinta pun bergetar dalam alur sejarah yg panjang dan meliuk
liuk dalam beribu labirin dan misteri
terkuak bebas ... kini didepan mata "Summa latarawunnaha ainalyaqin
wujuhuy yaumaizim musfirah
dahikatum mustabsyirah
Salam kasih sayang Terindah
dalam hidup Nusantara...!!
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI