Mohon tunggu...
Salwani Isnaini
Salwani Isnaini Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Ilmu Politik

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Apakah Pancasila Masih Relevan sebagai Ideologi Negara dan Bangsa Indonesia?

15 September 2021   00:59 Diperbarui: 15 September 2021   01:13 116
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pada prinsipnya, bangsa Indonesia menjalankan perintah agama dan kepercayaannya masing-masing dengan cara berbudi pekerti luhur dan saling menghargai. Jelas pada sila pertama ini dibutuhkan sebagai akar dari terwujudnya kehidupan yang harmonis dalam keberagaman yang ada di Indonesia.

Kemanusiaan yang adil dan beradab. Pada pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Bangsa Indonesia juga menghendaki pergaulan dengan bangsa lain dengan prinsip saling menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia. 

Dengan begitu, maka Indonesia mampu untuk mewujudkan cita-cita negara, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Persatuan Indonesia. Hal ini sangat krusial mengingat masyarakat Indonesia terdiri dari banyak suku, ras dan agama. Negara tidak akan terbentuk tanpa adanya rasa persatuan diantara masyarakatnya. 

Pada prinsipnya, berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk seluruh rakyat Indonesia, bukan untuk suatu golongan tertentu. Rasa persatuan bangsa harus tumbuh pada setiap warga negara Indonesia demi keutuhan negara.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Demokrasi sangat lekat dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia. 

Musyawarah mufakat perlu dipertahankan dalam pengambilan setiap keputusan. Dalam pengambilan keputusan harus berlandaskan pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan dan keadilan untuk mewujudkan cita-cita negara Indonesia yang berdaulat.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Memajukan kesejahteraan umum secara lahir dan batin menjadi salah satu tujuan utama bangsa Indonesia. 

Masalah-masalah sosial tidak menutup kemungkinan akan muncul di setiap negara. Oleh karena itu, negara wajib menjamin rakyatnya atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, bermartabat dan berkeadilan.

Ideologi negara merupakan suatu pemikiran yang luas tentang pandangan serta visi dan misi suatu negara. Ideologi menjadi acuan suatu negara untuk berjalan menuju cita-cita dan tujuan negara itu sendiri. Cita-cita dan tujuan negara Indonesia sendiri telah dipikirkan dan disiapkan oleh para tokoh-tokoh kemerdekaan bangsa sebelum proklamasi kemerdekaan dibacakan.

Pancasila merupakan asas-asas utama yang didalamnya memuat nilai-nilai praksis serta instrumental yang kemudian akan muncul norma dan hukum sebagai turunan dari sila-sila. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun