Selain dari kelayakan akseptor, keberhasilan IB juga dipengaruhi oleh keahlian inseminator dalam mengawinkan induk.
Sebenarnya, IB juga salah satu cara untuk mengatasi suatu masalah kesuburan (infertilitas) dan untuk mengatasi penyebaran penyakit yang diakibatkan oleh kawin alam. Selain itu, metode ini dilakukan untuk meningkatkan populasi dan mutu genetik ternak.
Dibalik adanya metode kawin suntik (IB) ini tidak menutup kemungkinan para peternak juga akan mengawinkan ternaknya dengan cara kawin alam.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI