Kampanye Anti-Stigma: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gangguan sosial-emosional untuk mengurangi diskrimin
5. Kesimpulan
Gangguan dalam perkembangan sosial-emosional merupakan kondisi kompleks yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan individu. Penyebabnya mencakup faktor biologis, psikologis, lingkungan, dan budaya, dengan dampak yang luas pada hubungan interpersonal, kesehatan mental, dan kinerja individu. Namun, dengan penanganan yang tepat, seperti terapi psikologis, dukungan keluarga, dan program pendidikan inklusif, individu dengan gangguan sosial-emosional dapat mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk hidup dengan lebih
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H