Hari ini aku tak membaca kisah
Tapi hari ini aku melihat banyak kisah
Kisah nyata penuh makna
Kisah penuh makna yang nyata
Bagi orang yang tak suka keramaian, keluar untuk bertemu dengan keramaian adalah suatu tantangan. Mesti megumpulkan tekad dan niat yang kuat terlebih dahulu. Itulah yang kulakukan saat sebelum keluar untuk (setidaknya) berolahraga di tempat yang memang di sana pun banyak orang yang melakukan kegiatan yang sama. Dari mulai melakukan pemanasan, jalan-jalan biasa, lari-lari kecil, sampai memang berlari yang tidak kecil, heheh.
Bukan hal yang mudah bagiku ketika harus bertemu keramaian. Oleh karena itu, aku berusaha untuk mejadi orang pertama yang datang, heheh. Keluar dari kosan sekitar pukul 05.30. Jam segitu di luar suadah terang.
Berjalan di bahu jalan, menatap ke jalan tampaknya kendaraan masih lengang, orang yang mencari rezeki dengan berdagang masih bisa dihitung jari. Nampak belum ramai. Surga dunia kurasa, heheh.
Berjalan dengan santai, mengamati sekitar, menghirup udara segar. Indah, tenang yang kurasa. Seperti hidup ini tak ada beban.
O, ya. Ini adalah kegiatanku sendiri, ya hanya sendiri. Tak ada teman. Teman kuliah yang juga tetangga di kosan sedang mudik sebelum nanti kembali dengan huru-hara dunia kampus, heheh. Ya, dengan merekalah pertama kalinya aku keluar berolahraga selama sudah hampir kurang lebih empat bulan aku menginjakan kakiku lagi di Bandung.
Awal-awal aku sangat menikmati karena dengan suasana yang masih sepi. Baru ada kira-kira dua sampai tiga orang yang berolahraga. Intinya belum ramai.