Mohon tunggu...
Rushans Novaly
Rushans Novaly Mohon Tunggu... Administrasi - Seorang Relawan yang terus menata diri untuk lebih baik

Terus Belajar Memahami Kehidupan Sila berkunjung di @NovalyRushan

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen | Menunggu Hujan

24 Maret 2017   08:50 Diperbarui: 24 Maret 2017   08:56 1255
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi ( sumber : 8Track.com)

Arini langsung mengucapkan terima kasih. Rasanya baru kali ini ia menerima uang sebesar malam ini. Pecahan seratus ribu . Arini tak menunggu lama untuk berlari pulang. Kaki kecilnya berlompatan menghindari genangan air.

Terbayang, Arini bisa memberikan obat batuk ibu, lalu sisanya Arini akan membelikan susu untuk kakaknya. Ah, Arini malam ini sangat bahagia. Senyumnya mengembang. Hingga sebuah sepeda motor menyenggolnya dari arah belakang. Arini limbung, lalu terjatuh.

Uang seratus ribu yang ada digenggamannya terlepas lalu seorang lelaki mengambilnya dan berlari pergi begitu saja .

Arini berteriak minta tolong, tapi lelaki itu menghilang di gang sempit.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun