Keempat, mencontohkan tokoh sebagai figur panutan
Seperti yang kita ketahui BJ Habibie adalah Bapak Teknologi Nasional sekaligus presiden ke tiga Indonesia, beliau menjadi sukses karena managemen waktu yang ia terapkan, mengintip di laman suara.com, tentang "Rahasia managemen waktu BJ Habibie agar sukses".
Analis Departemen Ekonomi keuangan Syariah Bank Indonesia (BI), Dr.Prayudhi Azwar MEc, pernah mengunggah cara Habibie mengatur waktu yang dikutip dari buku biografi di atas Facebook.
"Saya membutuhkan waktu untuk tidur 5 jam, 2 jam untuk shalat, 1.5 jam baca Yasin dan tahlil, 2 jam berenang dan mandi, 3 jam makan, dan 3 jam menerima tamu," kata Habibie yang tertulis dalam biografinya. Sisa 7,5 dari waktunya, Habibie gunakan untuk membaca dan menulis.
Keterlambatan Jaja ke sekolah merupakan masalah yang perlu menjadi perhatian, jangan sampai Jaja menerima hukuman karena keterlambatannya.
Sebagai guru sudah seharusnya kita mengetahui akar permasalahan yang menjadikan murid tidak patuh aturan, salah satunya sering terlambat sekolah. Dengan demikian dengan bijak kita akan memaklumi dan memperbaikinya.
Saat ini Jaja sudah mulai bisa mengatur waktu agar tidak terlambat sekolah, dan tetap bisa membantu neneknya di rumah sebelum berangkat ke sekolah.
Mari menjadi pendengar yang baik untuk siswa-siswi kita. Mereka membutuhkan kita sebagai orang tua di sekolah. Dengan begitu kita akan tahu apa yang mereka butuhkan.Â
Semoga lelah kita menjadi lillah salam hangat dan semoga bermanfaat.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H