Mohon tunggu...
Rumah Kayu
Rumah Kayu Mohon Tunggu... Administrasi - Catatan inspiratif tentang keluarga, persahabatan dan cinta...

Ketika Daun Ilalang dan Suka Ngeblog berkolaborasi, inilah catatannya ~ catatan inspiratif tentang keluarga, persahabatan dan cinta...

Selanjutnya

Tutup

Catatan

Ujian Nasional? Nyantai aja Lagi...

13 April 2014   23:23 Diperbarui: 23 Juni 2015   23:43 118
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Aku ingat, di akhir masa kelas 4 anakku mempertimbangkan urusan masuk kelas akselerasi. Dia ingin masuk kelas akselerasi saat kelas lima SD. Masuk kelas itu akan membuatnya bisa lulus SD dalam jangka waktu lima tahun saja. Prestasinya selama ini juga memungkinan untuk itu.

Namun...

Suatu hari pulang sekolah, dia bicara pada kami.

" Kata teman- teman di sekolah, mendingan nggak usah masuk akselerasi aja. Soalnya, kalau masuk kelas akselerasi, nanti nggak bisa masuk SMP anu, kalah sama yang nggak akselerasi, yang SD-nya enam tahun " SMP anu yang disebutkannya adalah sekolah favorit di kota kami.

Kami tersenyum saja mendengar apa yang dikatakannya.

Kami balikkan pikiran "kalau masuk akselerasi nggak bisa masuk SMP sekian dengan pertanyaan ini: " Memangnya semua anak yang lulus SD-nya enam tahun bisa masuk SMP anu ? "

Anakku berpikir sejenak lalu menggeleng, " Enggak, " katanya.

" Nah jadi, " kata kami padanya, " Apa bedanya? Kalau nggak masuk akselerasi juga belum tentu bisa masuk situ, kalau akselerasi juga belum tentu bisa masuk. Sama aja kan? Jadi kalau memang ingin masuk akselerasi, masuk saja. "

Kami tambahkan kalimat itu dengan, " Lagipula SMP kan nggak cuma satu. Kalau nggak diterima di SMP itu, nanti Bapak sama ibu cariin SMP lain deh, nggak usah kuatir nggak bisa sekolah... "

Anakku mengangguk dengan senang dan tenang hati. Tahu bahwa kami orang tuanya akan membantu mencarikan solusi dan bisa menjadi jaring pengaman jika situasi mengharuskan.

Hal yang sama, kami lakukan saat menjelang Ujian Nasional. Ketika orang tua lain membekali anaknya dengan pesan " pastikan nilaimu di atas sekian, biar bisa masuk sekolah favorit", kami memilih untuk tak mengatakan apapun pada anak kami.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Catatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun