Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... Lainnya - dibuang sayang

Ngopi dulu ☕

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Dr. Terawan Optimis Vaksin Nusantara Bisa Akhiri Pandemi, Diakui Dunia dan Jurnal di New York

19 Juli 2021   09:04 Diperbarui: 19 Juli 2021   09:07 1120
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dr. Terawan Agus Putranto (jawapos.com)

Bukan jurnal itu saja yang menyatakan hal itu, Terawan sendiri mengatakan hal yang serupa jika vaksin Nusantara akan mengakhiri Covid-19.

"Vaksin ini sebenarnya sudah diteliti sejak 2015. Pada awalnya vaksin ini untuk kanker. Dalam pengembangannya, antigen dalam vaksin itu diubah," kata Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto itu.

RSPAD Gatot Soebroto Jakarta sendiri dijadikan tempat untuk pengembangan vaksin Nusantara gagasan Terawan itu.

Menurut Terawan pembuatan vaksin Nusantara ini sangat mudah, dan saat ini kita sudah mempunyai teknologinya untuk dikembangkan secara nasional.

"Sangat efektif. Saya yang menjadi relawan sudah merasakan daya imunitas vaksin ini. Namun yang penting bagaimana mempublikasikan vaksin ini," katanya.

Dokter Terawan tercatat sebagai dokter militer pertama yang menjabat sebagai Menteri Kesehatan (masa Jokowi-Ma'ruf Amin, 23 Oktober 2019-23 Desember 2020).

Sebelumnya, Terawan adalah dokter kepresidenan dan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Ketika Presiden Jokowi mengadakan reshuffle kabinet pada akhir tahun lalu, Terawan menjadi salah satu "korban"nya. Lantas posisinya digantikan oleh "bankir" Budi Gunadi Sadikin.

Terkait mulai merebaknya pandemi Covid-19, Terawan dinilai telah menimbulkan sejumlah pendapat yang mengundang kontoversial dari beberapa pihak.

Terawan pernah mengatakan percuma saja mengenakan masker, santai saja.

Terawan juga mengatakan flu burung bahkan lebih berbahaya daripada virus korona.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun