Makanan Mediteranian memang menggunakan daging namun prinsip dasarnya daging hanya digunakan dalam jumlah kecil karena hanya sebagai pelengkap saja.
Demikian juga susu, telur dan daging unggas digunakan hanya dalam jumlah yang sangat sedikit.
Sebaliknya makanan Mediteranian lebih banyak menggunakan ikan sebagai sumber protein hewani yang sangat bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung Omega-3.
Hal lain yang menunjang makanan Mediteranian sebagai makanan sehat adalah cara mengkonsumsinya. Biasanya makanan ini dinikmati bersama keluarga dan teman teman sekaligus dimaksudkan sebagai ajang sosialisasi.
Jadi tidak heran jika tahun 2023 ini makanan Mediteranian untuk ke enam kalinya mendapat medali emas dan dinobatkan sebagai makanan tersehat oleh by U.S. News & World Report
Makanan ala Mediteranian ini sebenarnya bukan khusus untuk orang Mediteranian saja, namun dapat diterapkan oleh orang yang bukan dari kawasan Mediteranian, di mana bahan-bahan makanan tersebut sangat mudah didapat.
Jika kita ingin mencoba Mediteranian diet sebaiknya diterapkan secara bertahap dengan cara mengganti makanan yang kurang sehat dengan makanan Mediteranaian ini.
Bagi pemula penerapan Mediteranian diet ini tidak harus dalam satu menu, namun dapat disebar konsumsinya dari pagi sampai malam.
Sebagai contoh di pagi hari kita dapat mencoba untuk serapan dengan buah segar dan oatmeal ditambah dengan susu tanpa lemak.Â
Pada siang hari dapat mulai mengkonsumsi salad sayuran yang menggunakan minyak Zaitun dan pada malam hari dapat mengkonsumsi makan malam seperti biasanya dengan ditambah buah.
Jika kita sudah terbiasa dengan pola makan ala Medietranian ini maka kita tentunya akan menyukainya karena lidah kita akan terbiasa.