Mohon tunggu...
Sri Romdhoni Warta Kuncoro
Sri Romdhoni Warta Kuncoro Mohon Tunggu... Buruh - Pendoa

• Manusia Indonesia. • Penyuka bubur kacang ijo dengan santan kental serta roti bakar isi coklat kacang. • Gemar bersepeda dan naik motor menjelajahi lekuk bumi guna menikmati lukisan Tuhan.

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Museum Keris Nusantara, Ada Cerita di Setiap Koleksinya

29 Juli 2018   11:44 Diperbarui: 30 Juli 2018   02:03 1177
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Juga tempat administrasi Museum. Disinilah mengambil tiketnya. Saya hanya disuruh membayar Rp.7500 (hari biasa), kalau liburan seperti tertulis dibelakang mbaknya penjaga loket Rp.10.000. Murah bukan? Petugasnya sungguh ramah sekalian menjelaskan jaket dan tas mohon dititipkan diseberang. Mas yang disana memberikan kunci loker.  

Memasuki ruang Wedharing Wacana bau dupa langsung menguar. Hidungku mengendus aura wewangi khas jawa. Aura mistis? menyeret jiwaku. Disudut, Layar led menyuguhkan tentang kondisi Kotaku tercinta Solo (Surakarta)  jaman dahulu dengan di gelayuti gending Jawa "Lancaran Solo Berseri" ciptaan Ki Anom Suroto.

"Berseri..berseri...bersih sehat rapi indah. Pancen nyoto prokonco kang gusrono..mujutake Surokarto kutho budhoyo....pariwisoto....lan olahrogo. Musmisuwur sedulur jaban rangka wusgena. Ngudangake kuto Solo tanpo nendro. Dadio budayaning bongso mring kuncoro. Berseri...berseri...bersih sehat rapi indah...."

dok.pribadi
dok.pribadi
Lantai tiga (Purwaning wacana), perpustakaan menjadi bagian dari ruangan ini. Bukunya belum banyak. Pembagian koleksinya meliputi: Kotak manuskrip-kotak pengetahuan keris-kotak sejarah- kotak internasional-kotak museum- kotak kebudayaan indonesia-kotak pariwisata indonesia. Mungkin kedepannya akan bertambah. Dititik inilah ruang pamer tentang ujud keris mulai disuguhkan. Nikmati safarimu bersama rerimbun keris.

dok.pribadi
dok.pribadi
Menuju Lantai empat (Cipta Adiluhung), ditahbiskan sebagai ruang pamer utama. Disini kalian bisa melihat koleksi keris bernilai tinggi serta senjata andalan tradisional nusantara. Diorama menjadi penguat tentang proses pembuatan sebilah keris. Di dinding terpampang penjelasan tentang banyak hal, termasuk sesaji yang harus di siapkan sebelum sebuah keris dibuat.

 Puluhan keris menempati tempatnya. Amatilah secara fokus pamornya, lekuknya, guratan akan muncul berbentuk abstrak. Mainkan imajinasimu dengan "menangkap" satu keris. Cerita-cerita akan mengapung dikepalamu. Beberapa senjata dari daerah lain juga ditampilkan, badik, Kujang, Mandau, Rencong, bahkan keris dari Moro (Philipina) dengan ukiran gaya Moro-hibah dari Kemendikbud RI Jakarta-tertata dikotak kaca.

dok.pribadi
dok.pribadi
Dirasa cukup, lanjut ke Lantai Lima (Esthining Lampah), disuguhi keris dari beragam bentuk serta dapur. Penghibahnya dari Solo, Sragen, Sukoharjo, Jakarta, Boyolali, Palur-Karanganyar, Cimanggis-Jabar, Tangerang Selatan-Banten, Ciamis-Jabar, Klaten, Jogjakarta, pun mantan bupati Wonogiri Begug Purnomo Sidhi turut menghibahkan miliknya.

Beberapa tombak dijejer menyandang keperkasaan. Mengingatkan akan prajurit kraton berbaris siap perang. Melangkah gagah dengan optimisme menang. Ragam jenis menjadi pengetahuanku diantaranya, Tombak bener, tombak luk 3, dst.

Melihat koleksinya, terlihat keris jawa mendominasi. Tapi bisa jadi dikemudian hari, keris dari daerah lain mendapat porsi imbang. Museum ini memang belum menampung harapan semua orang (dalam hal koleksi). Namun patut kita apresiasi kepada pihak-pihak yang sudah mau mewujudkan satu tambahan destinasi baru di kota ini. Saya sih yakin, semakin banyak gaman (senjata)  yang ditampilkan serta gencarnya promosi, museum ini akan menjadi wisata wajib bagi masyarakat, khususnya kaum pelajar.

dok.pribadi
dok.pribadi
Buat kamu yang pas mampir ke Solo serta belum ke destinasi ini, sempatkanlah. Siapa tahu stigmamu tentang keris yang selalu dikaitkan dengan dunia klenik tereduksi dan  wawasanmu bisa bertambah tentang dunia perKerisan. Selamat berkunjung ke Solo~Spirit of Java.

(Selesai)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun