Analisis :
1. Penegakan Hukum Yang Masih Lemah : Hukuman Akibat Korupsi Di Indonesia sangatlah ringan dan tidak efektif, bahkan hukuman akibat korupsi dapat diringankan dengan cara kerjasama anatara penegak hukum dengan cara menyuap aparat penegak hukum.
2. Ketidakadilan Sosial : Akibat Korupsi menyebabkan si yang melakukan korupsi bertambah keungannya, korupsibiasa dilakukan oleh pihak dengan jabatan tinggi dan otomatis mempunyai penghasilan yang tinggi, sedangkan masyarakat kecil akan semakin tertindas
3. Aksebilitas Hukum : Masyarakat sulit mendapatkan informasi hukum sehingga ketika masyarakat mengetahui tindak pidana korupsi, masyarkat kesulitan melaporkan tindak pidana tersebut dan membuat penghambatan penegakan hukum.Â
4.Kepatuhan Masyarkat : Tingkat kepatuhan masyarakat dipengaruhi oleh efektivitas hukum, minimnya pengetahuan tentang hukum dari korupsi maka akan menghambat penegakan hukum.
4. Â Contoh pemikiran Emile Durkheim dan aliran pemikiran Positivisme
Contoh pemikiran Hukum Emile Durkheim
1. Kepercayaan : bersifat hikmat atau sakral, yang dianut seseorang terhadap sesuatu yang diyakini
2. Ritual Agama : kebiasaann masyarakat yang berhubungan dengan kepercayaan  dan bersifat sakral, ritual agama termasuk upacara adat yang berhubungan antara interaksi suatu kelompok dengan kelompok lain.
Pemikiran Aliran Positivisme
Merupakan suatu aliran yang memisahkan antara moral dan hukum dan pengaplikasiannya sejajar dikarenakan moral merupakan sifat alami manusia yang menjadikan manusia memiliki rasa empati sedangkan hukum sifatny memaksa.