Pertanian di RW 16 tidak hanya menciptakan keberlanjutan ekonomi dan sosial, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Penggunaan lahan secara efisien, praktik pertanian organik, dan pemanfaatan teknologi hijau telah mengurangi jejak ekologis dari kegiatan pertanian. Hal ini sejalan dengan semangat global untuk mencapai pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan. Salah satu mahasiswa, Rayyan sebagai ketua unit I.B.3 menyatakan, "Ini merupakan langkah kecil, kami berharap hal ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di sini. Kami juga percaya, dengan bersama-sama memanfaatkan lahan kosong terbengkalai, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bermanfaat dan berkelanjutan."
Tanaman sayuran dan rempah-rempah yang ditanam secara organik di RW 16 tidak hanya menghasilkan produk yang lebih berkualitas tetapi juga mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang dapat merusak tanah dan air tanah. Pemeliharaan keanekaragaman hayati di lingkungan pertanian juga menjadi fokus, dengan menciptakan kondisi yang mendukung keberlanjutan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya alam.
Kesimpulan
Melalui pemanfaatan lahan sebagai media tanam di RW 16 Karanganyar Mergangsan, masyarakat tidak hanya menciptakan keanekaragaman rasa dan aroma dalam masakan sehari-hari tetapi juga mengembangkan kearifan lokal dalam pertanian multi-jenis yang berkelanjutan. Dengan penanaman cabai, terong, tomat, lengkuas, kunyit, dan daun salam, RW 16 menunjukkan bahwa pertanian lokal dapat menjadi pusat kegiatan produktif dan mendukung keberlanjutan ekosistem. Melalui partisipasi aktif masyarakat, inovasi dalam pertanian urban, dan manfaat ekonomi serta sosial, RW 16 Karanganyar Mergangsan menjadi contoh inspiratif bagi lingkungan sekitarnya.
Diharapkan bahwa langkah-langkah kecil ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk membangun lingkungan yang lebih berkelanjutan dan berdaya. Pemanfaatan lahan bukan hanya tentang produksi tanaman, tetapi juga tentang membentuk hubungan antara manusia dan lingkungan dengan cara yang harmonis. RW 16 menjadi saksi bisu akan potensi luar biasa yang terletak di dalam lahan mereka dan bagaimana kebijakan pertanian yang cerdas dan berbasis masyarakat dapat membentuk masa depan yang lebih baik bagi mereka. Semoga langkah-langkah ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat di seluruh negeri.
Artikel by:
Nur Ubay Pangesda Haji - 1800008065 - Pendidikan Biologi
M. Renaldi Naufal Armanusha - 1800026080 - Sastra Inggris
Rizki K. Puspaningrum - 1900029241 - Kesehatan Masyarakat
Dian Seva Rahmadani - 2000001149 - Bimbingan Konseling
Khairul Dwi Pangestu - 2000001172 - Bimbingan Konseling