5. RegenerasiÂ
Kelompok teater harus memberikan peluang kepada pelakon muda. bertujuan agar sebuah cerita yang digarap bisa disesuaikan dengan selera generasi muda.Â
6. Kurang kekinianÂ
Para seniman harus bisa mendekatkan pertunjukan teater kepada generasi muda dengan bahasa dan gaya mereka. Para seniman juga harus berinovasi untuk mengemas pertunjukan teater secara kekinian namun tidak menghilangkan misi yang ingin disampaikan.Â
7. BahasaÂ
Generasi muda tidak faham dengan bahasa yang digunakan karena bahasa yang digunakan kemungkinan menggunakan bahasa kuno atau bahasa daerah yang belom pernah didengar oleh generasi muda.Â
Untuk menjaga peminat, para pelaku teater tradisional harus mengikuti arus perubahan dan menyesuaikan diri. Salah satunya dengan menyisipkan lagu-lagu yang sedang trend saat ini diantara lagu-lagu daerah. Beberapa kelompok teater tradisional juga harus mencoba melakukan inovasi, seperti menggabungkan elemen modern dalam teater tradisional atau mengadakan pertunjukan di platform digital contohnya YouTube, Tiktok, Instagram, Facebook, atau platform lainnya, agar menarik minat generasi muda untuk menontonnya.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H