Dari dulu salah satu yang dianjurkan agar terhindar covid-19, adalah tidak stress. Jadi selalu tetaplah bergembira. Jangan biarkan masalah yang membuat stress singgah dalam hidup ini.Â
Seorang teman lain, tinggal di Bandung. Baru pulang dari rumah anaknya di Banten. Sampai di rumah gula darah tidak wajar. Sesak nafas. Dibawa ke RS meninggal dunia.Â
Seharusnya teman lebih waspada, mempunyai komorbid. Bepergian ke rumah anak sekalipun harus hati-hati.Â
Apalagi anaknya tidak serumah. Apakah sudah dipastikan anaknya, setiap keluar rumah melakukan protokol kesehatan dengan baik? Apakah di rumah anaknya tidak memasukkan orang lain? Misalnya ART.
Apakah anaknya tidak mempunyai anak-anak yang sekolah PTM?
Ada teman tadi bercerita, tidak mau divaksin. Tapi anaknya divaksin langkap, karena syarat bagi anaknya yang ASN.
Teman tidak melihat vaksinasi covid-19 sebagai peningkatan daya tahan tubuh. Hanya melihat vaksinasi covid-19 sebagai persyaratan bagi anaknya yang ASN.
Padahal Menteri Kesehatan Gunadi Sadikin mengatakan 60% dari pasien covid-19, belum melakukan vaksinasi covid-19 secara lengkap.
Jelas, salah satu cara menanggulangi terus merebaknya pendemi covid-19 adalah dengan melakukan vaksinasi covid-19.
Melihat peristiwa yang dialami teman-teman. Diantara protokol kesehatan 5M, yang sudah dihafalkan sampai ngelotok. Â Apakah yang tampak jelas dilanggar?
Bagi yang rentan, kurangi MOBILITAS!