Volume = panjang x lebar x tinggi
Contoh: Volume = 100 cm x 50 cm x 50 cm = 250.000 cm3 = 250 dm3 = 250 liter
2. Tentukan debit air yang dibutuhkan
Debit air merupakan banyaknya air yang dikeluarkan pompa yang dinyatakan dengan satuan liter per jam.Â
Idealnya perputaran air aquarium dalam satu jam minimal 2 kali jumlah volume air aquarium jika ikan yang dipelihara berukuran kecil-kecil.
Jika ikan yang dipelihara merupakan ikan karnivora berukuran besar maka debit air minimal yang dibutuhkan adalah 7 kali volume air aquarium.
Misal volume air aquarium sebanyak 250 liter dengan ikan-ikan kecil di dalamnya. Maka debit air minimal yang dibutuhkan adalah 2 kali volume air yaitu 500 liter per jam.
3. Pilih pompa aquarium yang tepat
Setelah mengetahui debit air yang dibutuhkan maka kita dapat menentukan pompa aquarium yang tepat. Pilihlah pompa aquarium yang mempunyai kapasitas mendekati debit air yang dibutuhkan.
Misal debit air yang yang dibutuhkan adalah 500 liter per jam, maka pilihlah pompa aquarium yang berkapasitas 500 liter per jam.Â
Jika di pasaran tidak ada pompa yang mempunyai kapasitas 500 liter per jam maka pilihlah pompa yang mendekati kapasitas 500 liter per jam.