* Untuk menginspirasi
Tunjukkan rasa percaya diri dalam setiap interaksi, kendalikan diri, miliki ketahanan yang kuat, selalu berkomunikasi di hadapan banyak orang, mengemukakan pendapat, menginspirasi dan menciptakan kondisi bagi siswa untuk berkembang lebih jauh. Dari sikap kepemimpinan inilah saya akhirnya termotivasi dan ingin mencoba menjadi seorang pemimpin.
* Sadarilah diri Anda sendiri
Kembangkan terus potensi diri dan cari tantangan baru. Jika ingin menjadi seorang pemimpin harus terus-menerus mencoba pengalaman baru dalam organisasi, mendekatkan diri kepada orang lain menjadi factor penting bagi pengenalan diri di lingkungan sekitar.Â
* Jujur dan rendah hati
Untuk menjaga amanah, senantiasa bersikap ikhlas, rendah hati, amanah dan jujur. Untuk menjadi seorang pemimpin, Anda  harus memiliki sikap jujur dan rendah hati agar orang lain dapat mempercayai Anda dalam jangka waktu yang lama. Kepercayaan memang tidak mudah didapat, apalagi dalam dunia politik, kepercayaan  itu sangat mahal.
Salah satu teori yang terkemuka adalah teori transformasional. Merujuk pada transformasi suatu kata  yang mengalami perubahan umum. Teori kepemimpinan transformasional merupakan teori yang mengacu pada konsep memanusiakan manusia. Teori ini menekankan pada pendekatan personal pada seseorang.
Tidak semua orang disiplin, termasuk diri sendiri. Pada dasarnya disiplin adalah suatu sikap yang baik, tidak semua orang mempunyai sikap disiplin seperti disiplin waktu, disiplin ilmu, dan lain-lain. Padahal kedisiplinan sangat penting dalam segala aktivitas mulai dari sekolah, masyarakat, pekerjaan bahkan diri kita sendiri. Secara harafiah, disiplin berasal dari bahasa latin "Discere" yang berarti belajar. Jika difahami lebih dalam, kata pokok "disiplin" mempunyai arti pembinaan bagi pengembangan harkat, kerohanian, dan kepribadian manusia. untuk pengembangan martabat manusia, spiritualitas dan kepribadian. Beberapa ahli juga telah memberikan definisi tentang disiplin.
Tujuan  disiplin adalah pengembangan pengendalian diri, ketertiban dan tanggung jawab dalam berperilaku. Disiplin membantu menciptakan lingkungan yang tertib dan produktif yang mendukung pertumbuhan pribadi dan mendorong kerja sama sosial yang sehat. Dalam kaitannya dengan pendidikan, menciptakan ketertiban dalam diri seseorang, menciptakan prinsip-prinsip yang dengannya seseorang dapat mencapai tujuan tertentu dalam hidup dan mengaturnya di masa depan.  Disiplin mempunyai banyak manfaat. Ketika seseorang dapat menerapkan disiplin  sesuai  kemauan dan hati nuraninya, begitu banyak manfaat yang akan dirasakannya. Beberapa manfaat disiplin antara lain:
 1. Mengembangkan kepekaan dan kepedulian