Mohon tunggu...
rifqi yosi abdilah
rifqi yosi abdilah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Makan

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Strategi pembelajaran di masa depan

10 Januari 2025   12:30 Diperbarui: 10 Januari 2025   11:52 16
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kita perlu mengenali sarana dan infrastruktur Pembelajaran Jarak Jauh di tingkat Sekolah Dasar agar metode ini dapat berjalan dengan efektif selama pandemi dan setelahnya. Proses identifikasi ini harus mencakup tidak hanya sekolah- sekolah di perkotaan, tetapi juga daerah 3T yang tidak memiliki akses internet.

Kita perlu mengetahui jenis interaksi pembelajaran yang dapat dilakukan dengan baik sesuai prinsip-prinsip yang ada untuk menggantikan proses belajar mengajar secara langsung. Kita juga harus menilai apakah orang tua dapat memberikan dukungan dalam proses PJJ ini. Selain itu, kita menganalisis sekolah-sekolah yang belum memiliki fasilitas yang diperlukan untuk pembelajaran jarak jauh. Kebutuhan sarana dan prasarana PJJ di tingkat Sekolah Dasar menunjukkan bahwa saat ini, perangkat yang paling umum digunakan untuk PJJ daring adalah smartphone. Mereka juga membahas konten-konten yang dapat diakses lewat perangkat elektronik. Sebab, dalam PJJ, terdapat hubungan antara pengajar dan peserta didik yang tidak bisa dilakukan dalam satu tempat dan waktu.

4. Strategi pembelajaran efektif

Berdasarkan penjelasan yang telah disampaikan, dapat disimpulkan secara singkat bahwa pengajaran yang baik dan produktif adalah pengajaran yang memperhatikan seluruh komponen, mulai dari perencanaan, pelaksanaan (termasuk faktor perubahan) hingga hasil akhir. Dengan adanya siswa yang sehat, lingkungan yang mendukung, serta kurikulum yang tepat, proses pembelajaran yang fokus pada siswa dapat dilakukan untuk mencapai pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Hasil dari pendidikan yang berkualitas dapat dilihat dari siswa yang sehat, lingkungan yang kondusif, nyaman, serta aman, isi kurikulum yang relevan, dan pembelajaran yang berfokus pada siswa serta holistik, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Kesimpulan

Strategi pembelajaran yang baik dapat membuat murid lebih nyaman dan materi yang

disampaikan lebih mudah dimengerti. dengan memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Pendekatan yang berpusat pada siswa, seperti pembelajaran berbasis proyek, personalisasi, dan kolaborasi lintas disiplin, menjadi kunci untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi. Selain itu, penguatan literasi digital, pengembangan soft skills, dan pembelajaran sepanjang hayat harus diintegrasikan dalam kurikulum. Dengan sinergi antara teknologi, pendidik, dan kebijakan yang inovatif, pembelajaran masa depan akan mampu menciptakan generasi yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di dunia yang dinamis.

desain by canva
desain by canva

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun