*****
Masalahnya, rata-rata tujuan sekolah atau kuliah yang ada di kita adalah untuk memperkaya ilmu pengetahuan. Â
Sementara kebanyakan kita berharap sesudah selesai kuliah pingin langsung dapat kerja. Di sinilah jarak yang kita temukan.
Oleh sebab itu, guna perolehan kerja yang cepat, dibutuhkan penajaman kompetensi. Kompetensi dalam artian pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kerja.
Penajaman kompetensi tersebut bisa diperoleh melalui pelatihan formal di lembaga-lembaga pelatihan yang bersertifikat ataupun yang non formal seperti mengikuti pelatihan gratis yang ada di media social atau langsung di tempat kerja.
*****
Sebelum mengikuti pelatihan, hendaknya dilakukan identifikasi potensi. Kandidat perlu mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Mengetahui minat terbesar sangat penting agar pelatihan bisa fokus.
Ada pelatihan ini yang sifatnya wajib dan ada pula yang sifatya sebagai penunjang. Yang wajib ditujukan pada perolehan keterampilan utama, yang biasanya bersifat teknis, misalya penajaman keterampilan pembuatan video (video making skills). Sedangkan keterampilan penunjang, misalnya kursus bahasa.
*****
Upaya mengidentifikasi potensi ini sangat mudah dengan cara membuat daftar apa saja minat dan keterampilan dasar yang dimiliki atau potensial dikembangkan. Misalnya bisa dimulai dari menuliskan kemampuan mengoperasikan atau potensi di teknik mesin, pertukangan, elektro, listrik, bangunan, pertanian, sipil, kapal, pesawat, pelabuhan, kesehatan, perhotelan dan seterusnya.
Sedangkan keterampilan penunjang bisa digunakan sebagai Plan B yang sifatnya mendukung keterampilan utama. Misalnya mempelajari bahasa asing, komunikasi dan presentasi, computer, akutansi, menulis, seni lukis, olahraga, dan seterusnya.