Mohon tunggu...
YUSRIANA SIREGAR PAHU
YUSRIANA SIREGAR PAHU Mohon Tunggu... Guru - GURU BAHASA INDONESIA DI MTSN KOTA PADANG PANJANG

Nama : Yusriana, S.Pd, Lahir: Sontang Lama, Pasaman. pada Minggu, 25 Mei 1975, beragama Islam. S1-FKIP UMSB. Hobi: Menulis, membaca, menyanyi, baca puisi, dan memasak.Kategori tulisan paling disukai artikel edukasi, cerpen, puisi, dan Topik Pilihan Kompasiana.

Selanjutnya

Tutup

Parenting Pilihan

Kesehatan Mental di Tempat Kerja Saya Atasi dengan Pendekatan Agama dan Menulis di Kompasiana

13 Oktober 2024   12:01 Diperbarui: 13 Oktober 2024   12:15 154
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sayapun tak segan shalat istikharah. Memohon petunjuk kepada Allah apakah terbaik bagi murid-murid saya itu belajar di sekolah saya. Andai terbaik dilembutkan Allah hati mereka. Tetapi andai belum terbaik, diberi Allah mereka sekolah terbaik. Di manapun sekolah itu berada.

Selain itu kita pun bisa shalat dhuha, tahajjud, witir, puasa sunnah bareng bersama anak. Biarlah hanya 10 siswa dari 32 siswa saja yang mau bareng. In sya Allah seiring waktu mereka akan ikut semua bergabung. Berpikir Positif  saja.

2. Berbagi dan Berdiskusi dengan Rekan Kerja lalu Menulislah di Kompasiana

Terkadang, membicarakan beban pekerjaan dengan rekan kerja bisa membantu mengurangi tekanan. Lingkungan kerja yang suportif akan menciptakan suasana yang lebih positif. Sampaikan keluhan di kelas kepada guru BK dan wali kelas mereka.

Dulu kita bisa mengatasi siswa di kelas sendirian. Namun sekarang, karakter siswa sudah berubah. Mereka tak lagi bisa kita kelonin. Mereka sudah ketagihan HP dan rokok. Mereka perlu penanganan serius dari orangtua mereka, semisal psikolog.

Setelah berdiskusi dengan mereka mulailah menuliskan keluh kesah kita di Kompasiana. Terkadang ketika kita merangkai kata-kata di platform ini, kita mendapat ketenangan, kepuasan batin, dan tempat mencurahkan isi hati kita tanpa ada yang protes. Malahan setelah menulis kita merasa lega dan muncul rasa ikhlas untuk menghadapi siswa, rekan kerja, dan atasan esok harinya.

Pilihlah kategori tulisan parenting. Tulis judul curhatan kita. Lalu mulailah merangkai kata. Berikan hak jari menulis dan merangkai kata-kata dalam pikiran kita, hati kita, jiwa kita, dan mineshet kita.

Bila sudah selesai simpan dulu tulisan kita. Tirulah orang Jepang. Mereka selalu mengambil keputusan setelah 24 jam. Tulisan kita juga butuh waktu untuk kita edit dan renungi selama 24 jam. Setelah 24 jam, baca lagi dan edit lagi.

Kemudian isi teaser. Tag. Lalu tayang.
Selamat menulis!

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Parenting Selengkapnya
Lihat Parenting Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun