Mohon tunggu...
RETNA ARIANI
RETNA ARIANI Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Essai Guru Berprestasiku

15 Mei 2015   09:39 Diperbarui: 17 Juni 2015   07:02 233
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Saat saya mengikuti Guru Berprestasi Tingkat kota Bekasi tahun 2014 , saya membuat essai ini. Alhamdulillah saya mendpatkan juara 2. Semoga tulisan saya ini menginspirasi dan bisa memotivasi kita menjadi guru yang lebih baik lagi.

...

Latar belakang saya mengikuti pemilihan guru berprestasi adalah ajang rutin tahunan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan nasional dan kebudayaan, baik ditingkat kota/kabupaten, provinsi dan nasional. Ajang ini merupakan satu kompetisi antara guru-guru yang ada di Indonesia khususnya ajang kompetisi guru Sekolah Menengah Atas/ Sekolah Menengah Kejuruan / Madrasah Aliyah yang sederajat untuk mengukur kemampuan guru berdasarkan standar kompetensi guru yang ada.

Motivasi saya mengikuti kegiatan ini adalah ada beberapa hal, pertama adanya dukungan dari Kepala SMA Negeri 4 Bekasi yang mendukung saya penuh dan mempercayakan ajang ini diwakili oleh saya. Sudah pasti sebagai pemimpin disekolah beliau sudah mempertimbangkan secara matang ketika memilih saya. Kedua adanya dukungan dari siswa dengan mengumpulkan tanda tangan dukungan kepada saya ( terlampir) dan melalui jejaring sosial twitter dengan menanyakan “ Apakah bu Retna layak mengikuti seleksi guru berprestasi ?” banyak yang meRetweet dan komentar dari siswa yang saya ajarkan dan juga dari alumni.

Motivasi ketiga saya mengikuti ajang ini adalah karena selama saya menjadi guru dan membina anak anak lomba banyak yang menjadi juara. Juara matematika dan penulisan ilmiah. Penelitian sering kali sekolah mengamanahkan kesaya untuk membimbing mungkin karena saya sangat senang membaca.

Motivasi lain yang mendasari adalah dari dalam diri saya sendiri , dengan mengikuti ajang pemilihan guru berprestasi ini saya dapat melihat kompetensi, keunggulan dari guru lain yang mengikuti juga. Saya bisa banyak belajar dan diskusi, ketika bertemu dalam acara tersebut , sehingga mampu memotivasi saya untuk mengajar lebih kreatif, inovatif. Karena sudah pasti guru-guru yang akan saya temui adalah guru guru hebat yang memiliki keunggulan masing – masing.

Motivasi yang sangat berharga lainnya adalah pengalaman hidup menjadi seorang guru, profesi yang sangat saya cintai. Terlebih sering kali saya mengantarkan lomba siswa, memotivasi dan mengusahakan mereka bermental juara. Saat inilah saya akan berusaha menjadi seperti mereka dulu, menjadi peserta sebuah lomba. Kelak akan saya ceritakan kepada siswa saya dan terutama kepada anak saya nanti ketika dewasa. Semoga dapat menjadi semangat mereka semua, apalagi jika mendapatkan juara. Aamiin Ya Robb.

Visi saya menjadi guru adalah menjadi seorang guru yang inovatif, kreatif , menyenangkan, empati dan menjadi tauladan yang baik bagi siswa. Saya sangat mencintai pekerjaan menjadi seorang guru karena ini adalah cita – cita saya ketika saya SD . Saya melihat menjadi seorang guru adalah profesi yang menyenangkan. Berinovasi sebenarnya bukan hanya kebutuhan seorang siswa untuk dapat mengerti pelajaran dengan lebih menyenangkan, tetapi sebenarnya itu dapat membuat kita termotivasi untuk mengajarkan materi dan menghilangkan rasa kebosanan karena mengajar materi yang sama tiap tahunnya. Kreatif dan menyenangkan akan membawa siswa lebih termotivasi, dan menggali pengetahuan dengan cara yang juga kreatif dan menyenangkan. Inti menjadi seorang guru adalah kita dapat membuat nyaman dan dapat diterima oleh siswa. Karena ketika kita sudah dapat diterima oleh siswa dengan cara berempati maka anak akan berusaha mendengarkan apa yang kita ajarkan, apa yang kita katakan baik itu pelajaran ataupun larangan tentang hal negatif yang tidak boleh mereka lakukan.

Misi saya agar tercapainya tujuan saya dalam mengabdikan diri sebagai seorang guru adalah dengan :

a.Melakukan pembelajaran dengan memanfaatkan Teknologi dan Informasi misalnya dengan menggunakan power point sebagai media pembelajaran.

b.Memanfaatkan internet untuk menunjang pembelajaran ,misalnya dengan membuka edukasi.kemendikbud.go.id mencari pengetahuan yang baru, dan perkembangan pengetahuan.

c.Mampu meningkatkan kedisiplinan anak didik dengan jalan memberi tauladan yang berkomitmen ,konsisten dan kontinuitas.

d.Disela istirahat sekolah terkadang saya duduk duduk bareng bersama mereka , berkeliling sambil berdiskusi ataupun sekedar berbincang ringan.

e.Memberikan karakter dan kepribadian yang baik, agar dapat dicontoh oleh mereka tanpa harus berkata – kata. Karena ada beberapa anak yang termotivasi karena gaya bicara saya atau berpakaian saya, dan yang lebih menyenagkan ketika banyak siswa yang lebih mencintai dan menyukai matematika.

f.Mengikuti beberapa pelatihan , workshop dan seminar.

g.Melaksanakan tugas secara profesional sesuai dengan ketentuan sebagai seorang guru dan mendukung visi misi sekolah.

Saya mengajar matematika dan selama saya mengajar selalu diamanahkan oleh sekolah untuk membimbing anak – anak mengikuti lomba lomba atau olimpiade tingkat kota Bekasi walaupun guru matematika saat itu banyak yang lebih senior. Ketika saya pertama kali mengajar di SMAN 4 Bekasi tahun 2005 , anak yang saya bimbing berhasil menjadi juara 1 olimpiade matematika tingkat kota Bekasi atas nama Dian Susanti. Ditahun tahun selanjutnya saya tetap menjadi pembimbing olimpiade.

Kemudian berikut prestasi yang diperoleh selama saya ditunjuk sebagai pembina KIR di SMAN 4 Bekasi :

NO.

NAMA KEJUARAAN

TINGKAT

TEMPAT DAN WAKTU

1)

Juara pertama Olimpiade matematika

Kota Bekasi

Bekasi, 2005

2)

Juara 1 Lomba Produk ilmiah ( Teknologi tepat guna ) Gelar ilmu KIRJAS Fair

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun