Kulitku basah oleh kegelisahan yang diturunkan langit
Dan perut yang tak pernah menemukan
Arti kedamaian dan kesepian
Selalu begitu sejak aku tahu pohon-pohon di sini telah ditebang. Aku lihat hantunya di persimpangan jalan dan buku lembar kerja siswa dan cetak, di antara pilihan-pilihan dari apa yang mereka inginkan. Terimakasih, hidup! Tapi aku mau tidur. sebagian kenyataan mesti disimpan di laci mimpi, di bawah surat cinta yang tak pernah kubalas dan menjadi hantu.
Lagi-lagi aku kehilangan malam musim kemarau terakhir. Gelak tawa dan erangan bayi bergetaran di balik saku baju. Sebenarnya suara itu rahasia, tapi kita tahu dan merasakannya. Setiap pagi aku melihat motor mengarungi jalan yang sama dan sampai di depan gerbang yang berbeda. Sementara itu kamar tidur lupa dirapikan. Dan mimpi membentuk sebuah pulau.
Bekasi, 1245151017
----------
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI