A. Pengertian Pendidikan Karakter
Karakter berasal dari bahasa latin yakni character yang berarti watak, tabiat, sifat-sifat kejiwaan, budi pekerti,  kepribadian. Menurut kamus besar bahasa Indonesia karakter  adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. Sedangkan menurut Ditjen  Mandikdasmen-Kementerian Pendidikan Nasional karakter adalah  cara berpikir dan berprilaku yang menjadi ciri khas setiap individu  untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggung jawabkan setiap akibat dari keputusan yang ia buat.
B. Tujuan Pendidikan Karakter
Tujuan pendidikan karakter itu mengajarkan nilai-nilai  tradisional tertentu, yang diterima secara luas sebagai dasar  perilaku yang baik serta bertanggung jawab dan juga nilai moral,  (Zuchdi, 2009). Dari beberapa pemaparan di atas, berikut ini  adalah tujuan pendidikan karakter:
1. Menanamkan jiwa bertanggung jawab pada tuhan yang  maha Esa, diri sendiri maupun pada orang lain, bangsa dan negara.
2. Menumbuhkan kebiasaan berperilaku baik dan terpuji  terutama pada anak ataupun peserta didik yang dalam hal ini lebih mudah untuk dibimbing.
3. Menumbuhkan nilai rasa memiliki dan menghormati terhadap keanekaragaman budaya dan bangsa
4. Mengembangkan kebiasaan mandiri, kreatif, bergotong royong, tanggung jawab dan teguh pendirian
5. Menciptakan lingkungan kehidupan sekolah yang kondusif, terbiasa dengan nilai-nilai perilaku yang baik seperti disiplin, kerja sama, bertoleransi dan saling menghormati antar sesama.
C. Fungsi Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan individu dan masyarakat, antara lain:
1. Mengembangkan Potensi Dasar Manusia
Pendidikan karakter bertujuan untuk membantu individu mengembangkan potensi dasar mereka menjadi pribadi yang berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik. Hal ini mencakup pengembangan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerjasama, toleransi, dan lain sebagainya.
Dengan pendidikan karakter yang kuat, individu dapat menjadi manusia yang utuh, tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki moral yang baik. Mereka akan memiliki landasan yang kuat untuk membuat keputusan yang bijak dan bertindak secara bertanggung jawab dalam kehidupan mereka.
2. Membangun dan Memperkuat Perilaku Masyarakat yang Multikultur
 Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan suku bangsa. Pendidikan karakter mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan, hidup berdampingan secara damai, dan menjalin hubungan yang harmonis dengan orang lain dari berbagai latar belakang.Â
3.Mempersiapkan Individu untuk Masa Depan
 Pendidikan karakter tidak hanya membekali individu dengan nilai-nilai moral yang baik, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
4.Membentuk Bangsa yang Bermartabat                   Â
 Pendidikan karakter merupakan kunci untuk membentuk bangsa yang bermartabat. Ketika individu memiliki karakter yang baik, mereka akan berperilaku dengan cara yang positif dan konstruktif. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif untuk kemajuan dan pembangunan bangsa. Dengan pendidikan karakter yang berkualitas, kita dapat membangun bangsa yang bermartabat, adil, dan sejahtera untuk generasi mendatang
D. Urgensi Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter memiliki urgensi yang sangat tinggi dalam konteks kekinian, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Hal ini dikarenakan beberapa alasan berikut:
1. Membentuk Generasi Muda yang Bermoral dan Berkarakter
 Di era globalisasi yang penuh dengan tantangan dan kompleksitas, dibutuhkan generasi muda yang memiliki karakter kuat dan bermoral. Pendidikan karakter berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai luhur dan budi pekerti mulia pada generasi penerus bangsa, sehingga mereka mampu menjadi insan yang bertanggung jawab, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
2. Â Mewujudkan Masyarakat yang Beradab dan Bermartabat
 Masyarakat yang beradab dan bermartabat adalah dambaan setiap bangsa. Pendidikan karakter menjadi kunci untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Dengan menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan menghargai perbedaan, pendidikan karakter dapat membantu membangun masyarakat yang damai, harmonis, dan sejahtera.                                                 Â
3. Meningkatkan Kualitas SDM dan Daya Saing Bangsa
 Di era yang serba kompetitif ini, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci kemajuan bangsa. Pendidikan karakter tidak hanya menanamkan nilai-nilai moral, tetapi juga membekali individu dengan keterampilan hidup (life skills) yang dibutuhkan untuk sukses di abad ke-21.
4. Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
 Indonesia dengan keragaman suku, budaya, dan agama membutuhkan pemersatu yang kuat.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI