Mohon tunggu...
Prajna Dewi
Prajna Dewi Mohon Tunggu... Guru - Seorang guru yang terus berjuang untuk menjadi pendidik

Humaniora, parenting, edukasi.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Membantu Anak Kidal agar Berkembang Optimal

10 Juni 2022   12:22 Diperbarui: 11 Juni 2022   08:40 2303
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi anak kidal. Sumber: Kompas.com

Faktor lain yang membuat anak kidal penakut dan sensitif, adalah tekanan dari orang-orang disekelilingnya yang memperlakukan anak kidal sebagai anak yang harus selalu dikoreksi.

Tidak terhitung jumlah aktivitas kita dalam sehari yang melibatkan fungsi tangan. Dan bayangkan sebanyak itu pula anak kidal mendapat teguran, bentakan bahkan kadang ancaman karena menggunakan tangan kirinya.

Hal ini jika terus dilakukan oleh orang sekelilingnya,  akan membuat anak kidal jadi anak yang penakut dan bahkan kurang percaya diri.

3. Mampu Beradaptasi dengan Baik

Dikatakan bahwa sebelas persen warga dunia terlahir kidal. Berarti Sebagian besar orang cenderung beraktivitas menggunakan tangan kanan dan hanya Sebagian kecil warga dunia yang menggunakan tangan kiri.

Barang-barang bahkan perabotan sampai peletakan benda-benda pun didesain menyesuaikan penggunaannya untuk dipergunakan menggunakan tangan kanan. Bagaimana dengan orang kidal? Mereka harus menyesuaikan dengan keadaan. Mereka harus beradaptasi dengan dunia yang hampir  90% manusianya berbeda dengan mereka.

Contoh sederhana meja kursus yang menyatu dengan bangku. Posisi meja ada di sisi kanan, nah, lalu bagaimana dengan yang kidal? Mereka harus memutar badan ketika menulis.

Kondisi ini di satu sisi menyulitkan mereka yang kidal, namun di sisi lain memberi keuntungan, mereka tumbuh jadi orang yang lebih tinggi kemampuan beradaptasinya.

Bagaimana cara kita membantu anak kidal agar perkembangannya optimal?

1. Tanamkan Bahwa Berbeda Tidak Masalah

Ketika masih berusia satu hingga dua tahun, anak yang kidal, bahkan orang tuanya sendiripun mungkin masih belum menyadari bahwa mereka berbeda. Namun dengan semakin bertambahnya usia, penggunaan tangan semakin banyak, mulai dari belajar makan sendiri, belajar mengancingkan baju, dan sebagainya, perbedaan pilihan penggunaan tangannya akan semakin nyata.

Terlebih ketika memasuki usia sekolah, akan tampak jelas perbedaan dirinya dengan teman-temannya. Terutama saat melakukan aktivitas seperti menulis, menggambar, menggunting, dan berbagai aktivitas yang melibatkan keterampilan motorik tangan.

Jelaskan ke anak dengan bahasa sederhana bahwa memang tangan kirinya terlahir lebih terampil dibandingkan tangan kanannya. Dan tidak masalah jika dia merasa lebih nyaman menggunakan tangan kirinya. Sampaikan bahwa anak kidal mempunyai potensi khusus,  ceritakan tentang tokoh terkenal yang terlahir kidal dan mampu menjadi tokoh besar dalam dunia seni, olahraga, bahkan politik.

Bila perlu, komunikasikan hal ini dengan pihak sekolah, sekolah yang baik tentunya paham, atau minimal mau belajar tentang kondisi anak yang berbeda dan siap membantu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun