Hidup Sebatang Kara, Pejuang Veteran Ini Ditemukan Meninggal Dalam Kondisi Membusuk (dokumen/Radar IT)
Alangkah mirisnya negeri ini, belum hilang dibenak kita kisah seorang pejuang kemerdekaan yang terlantar di negeri yang telah direbutnya dari tangan penjajah dengan keringat, darah dan air mata
Mengetahui nasib malang kakek pejuang veteran tersebut yang tidak memiliki tempat tinggal, Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Kodim 1423/Soppeng memberikan bantuan berupa perumahan tinggal pada kakek veteran ini pada Minggu 31 Desember 2017 lalu
Dia adalah ABD Rauf veteran tua yang yang pernah mendapat penghormatan resmi oleh perwira berseragam lengkap yakni Dandim Soppeng Letkol ARM Catur Prasetyo disaat pelaksanaan serah terima bantuan rumah pada Minggu 31 Desember 2017 di Jln Kayangan Kelurahan Lilirilau Kecamatan. Lalabata Soppeng.
Penghormatan Dandim Soppeng tersebut adalah wujud perwakilan putri putri bangsa yang trelah merasakan hasil dari siasa-sisa perjuangan veteran kita merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.
Namun mirisnya, Rauf merenggang nyawa seorang diri dalam rumah bantuan Pemda tersebut tanpa siapa-siapa. Mayatnya diketemukan oleh warga dalam kodisi mengenaskan yang sudah membusuk dan diperkirakan sudah meninggal 4 hari lalu.
Sebagaimana diberitakan AT dari Radar IT Soppeng, hal ini diketahui warga setelah tercium adanya bau busuk yang menyengat hidung yang berasal dari rumah kakek tua yang diketahui hidup seorang diri ini.
Melalui Kasat Reskrim Polres Soppeng, Asma (47) warga menceritakan. Warga Awalnya tidak menyangka jika Rauf (82) yang hidup seorang diri dalam rumahnya telah meninggal. Kecurigaan warga berawal ketika mencium bau busuk dalam rumah Rauf. Asma lalu memanggil warga lainnya kemudian bersama masuk ke rumah korban dan menemukan Veteran tua ini telah meninggal.
Di TKP warga juga menceritakan jika Rauf telah lama menderita penyakit asma dan hidup sebatang kara.
Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Rujianto dihubungi Radar Investigasi via seluler menjelaskan, "ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan, diduga korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya" kata mantan kasat narkoba Polres Bulukumba ini.
Kini kakek tua yang pernah berjuang merebut kemerdakaan NKRI dari tangan penjajah ini akhirnya telah tiada. Mayat akan dikebumikan hari ini Kamis 12/4/2018 ditaman makam pahlawan dan diupacara sebagai penghormatan terhadap jasa-jasa yang telah berjuang hingga Indonesia merdeka.
"Apa yang kita rasakan saat sekarang ini berkat perjuangan para terdahulu kita dalam merebut kemerdakaan. Jasa mereka tidak bisa terlupakan selama Indonesia masih tegak di Bumi Pertiwi. Olehnya Negara akan mengupacarakannya sebagai penghargaan atas jasa-jasanya, " kata Letkol Catur Prasetyo.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H