Mewacanakan Indonesia Maju pada Pilpres 2019
Oleh: Ahmad Munir
Tema kampanye pilpres tahun 2019 yang akan datang sudah dipenuhi dengan wacana SARA, ini terlihat dari beberapa kasus yang muncul di permukaan, seperti polemik pembakaran bendera, adanya perang wacana yang cenderung sara di media sosial, kejadian melompati makam tokoh NU, dan sederet aktivitas yang menjadi  konsern publik. Pertayannya, adakah tema kampanye yang lebih substansial untuk bangsa Indonesia?
Sesungguhnya tema-tema kampanye dari wacana SARA itu, tema receh. Publik sebenarnya tidak menghendaki tema sejenis ini, tapi elit politik menghendaki, dan ini digoreng dalam ruang publik, harian bahkan sehingga sangat tidak relevan. Harapannya wacana publik mengarah pada kondisi yang menuntut kesepahaman identitas, atau kesamaan suku, agama, ras dan lainnya.Â
Indonesia Maju
Indonesia maju dalam definisi yang sederhana tidak bermakna Indonesia seperti singapura, atau Indonesia seperti korea, tidak itu substansinya. Indonesia maju dalam makna yang paling sederhana adalah tercapainya infrastruktur dasar yang memadai.Â
Anggaran pusat memastikan jalan nasional tidak ada yang berlubang, anggaran provinsi memastikan jalan provinsi mulus dan anggaran kabupaten memastikan infrastruktur kabupaten sampai ke desa rapi dan baik. Selebihnya untuk menutup kekurangan itu, pemerintah menggelontorkan uang stimulus dana desa, untuk mendorong infrastruktur dasar di desa.Â
Imajinasi Indonesia maju dari infrastruktur dasar selesai dan pemerintah juga menggandeng swasta untuk investasi pada infrastruktur dasar berupa jalan tol, yang mempercepat arus mobilitas dan arus distribusi barang.Â
Indonesia maju adalah wajah indonesia yang kuat dan berbudaya. Indonesia maju ditandai dengan tinggi penghargaan dunia pada Indonesia, baik dari sisi keunggulan SDM-nya atau Kebudayaannya. Imaginasi Indonesia maju adalah harapan dari sebagian besar rakyat Indonesia, untuk memimpikan dan mengimajinasikan tentang Indonesia masa depan.
Indonesia  dengan SDM Unggul
Realitas bahwa publik kita belum siap memahami politik secara sistematis, menempatkan politik sebagai bahasan pokok, karena menyangkut hajat hidup dan kepentingan masyarakat banyak. Jelas tidak mudah, tidak seperti membalik telapak tangan. Konsern publik pada kemajuan dan pembangunan perlu didorong secara serius, melalui berbagai forum, yang memungkinkan publik terlibat dalam wacana Indonesia maju.