Dulu admin Nurul Uyuy termasuk lucu, tapi karena sekarang beliau punya jabatan top sebagai COO Kompasiana, maka kelucuannya terpaksa disembunyikan demi menjaga citra diri, atau dalam bahasa gaulnya ; jaim. Semua itu bisa dimaklumi.
Sementara admin Kevin A. Leginardo tak punya beban jabatan untuk tetap lucu, dan bergelimangan dengan humor. Tapi mungkin saja bila kelak admin Kevin naik jabatan jadi COO Kompasiana, beliau akan sembunyikan kelucuannya demi menjaga image tadi. Satu hal  yang tidak bisa disembunyikan adalah pipinya tembem yang bikin lucu, walau itu bukan termasuk kategori humor, melainkan bully.
Diluar admin, ada Kompasianer sekaligus aktivis humor paling militan di Kompasiana, yakni Prof. Felix Tani.
Pada masa lalu Prof Felix Tani bukanlah penggiat Humor. Beliau termasuk Kompasianer pemalu, dan relatif tertutup. Tulisannya yang sering muncul berisi metode penelitian, khususnya metode etnografis, yang mungkin sering digunakan dalam memedah masalah sosiologi pertanian.Â
Tulisannya itu hampir tidak digubris admin. Artinya tidak mendapatkan label Healine. Mungkin karena marah dicuekin admin, Prof Felix Tani mengeluarkan "Canon" akademisnya yakni ; "HLÂ Ora HL, Ora Problem".Â
Maksud "Canon"  Prof Felix Tani itu untuk menghibur diri sendiri, sekaligus gabungan faham "Mutungisme" dan penyakit " Kesalistis"  beliau terhadap admin karena tidak pernah diberi Headline. Padalah keinginannya sangat besar, dan beliau menulis sepenuh hati dengan mengerahkan segenap ilmu Ajian Saratjiwa, Ajian Agnimurka, serta taktik klasik  4 : 4: 2 . Heu heu heu...
Namun entah mengapa, Â dalam perkembangannya kemudian beliau menjadi aktivis humor. Perubahan itu ibarat ; "keluar dari kandang harimau, masuk kandang buaya". Artinya...
Saya menduga perubahan Prof Felix terjadi akibat tersengat tawon saat berada di sawah. Bisa Tawon itu, mengubah sistem pada mitogondria Prof Felix Tani, dari penulis serius dan tidak pengen headline menjadi seorang penulis Humor, namun tetap pengen Headline.
(Maaf, tulisannya nanti saya lanjutkan, saya mau makan dulu...)
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI