Hal ini memberikan keuntungan tambahan karena melibatkan lebih banyak otot, serta meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan kardiovaskular.
Manfaat lain yang tak kalah penting adalah peningkatan kapasitas pernapasan. Dengan Nordic walking, seluruh tubuh terlibat, sehingga meningkatkan kebutuhan oksigen yang lebih besar.Â
Hal ini melatih paru-paru untuk bekerja lebih efisien, yang penting dalam menjaga kesehatan jantung dan sistem pernapasan.Â
Bagi orang tua yang mungkin sudah mulai merasa kesulitan dengan pernapasan saat aktivitas fisik, Nordic walking dapat membantu meningkatkan daya tahan tanpa memberikan beban berlebihan pada tubuh.
Nordic walking juga mengajarkan pentingnya ritme dan pernapasan yang teratur. Saat melakukan langkah demi langkah dengan bantuan tongkat, orang tua diajak untuk fokus pada ritme napas mereka, yang dapat memberikan efek relaksasi.Â
Pernapasan yang baik selama latihan memastikan otot-otot tubuh mendapatkan oksigen yang cukup, yang pada akhirnya meningkatkan stamina dan mengurangi kelelahan.
Dengan mengombinasikan manfaat fisik, mental, dan sosial, olahraga ini tidak hanya membantu menjaga kebugaran, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.Â
Selain itu, kemudahan dalam memulai dan menyesuaikan intensitas latihan menjadikannya pilihan yang fleksibel untuk berbagai tingkat kebugaran.
Bagi orang tua seperti Pak Roesbiyanto yang ingin tetap aktif dan menjaga kesehatan mereka, Nordic walking bisa menjadi solusi yang efektif.Â
Dengan perlengkapan yang tepat, teknik yang benar, dan dedikasi yang konsisten, olahraga ini dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H