Pun seperti yang saya alami sendiri. Saat melakukan tarik tunai di satu anjungan tunai mandiri. Betapa kagetnya. Uangnya ternyata tinggal beberapa ratus ribu saja. Padahal saat cek via m-banking. Saldo masih tersisa sekitar 4 juta sekian rupiah.
Kaget. Pasti lah. Sebab baru sekali ini mengalami kejadian seperti ini. Langsung telepon ke layanan call center. Permohonan untuk proses blokir. Sembari coba cek via m-banking. Ternyata memang terdapat transaksi mencurigakan. Sebab saya merasa tidak melakukan transaksi tersebut.
Singkat cerita. Langsung saja menuju bank penerbit ATM. Melaporkan kejadian yang tengah saya alami. Setelah petugas mencetak riwayat transaksi. Saya membuat laporan tertulis. Menyampaikan 2 transaksi mencurigakan. Dengan durasi waktu yang tidak lama.
Selanjutnya petugas meminta saya untuk menunggu 3 x 24 jam. Tentu saja dengan rekening yang diblokir sementara. Atas permintaan saya tentu saja.
Sesuai dengan waktu yang dijanjikan. Saya diminta kembali datang ke bank. Kemudian petugas menyampaikan permohonan maaf. Sesuai dengan data yang dimiliki bank. Semua transaksi dilakukan dengan wajar. Artinya tidak ada kejanggalan dalam penarikan tersebut.
Selanjutnya petugas meminta saya untuk mengingat-ingat sesuatu. Pada hari dan jam sebelum transaksi. Apakah saya melakukan transaksi perbankan melalui m-banking atau i-banking? Saya pun teringat. Bahwa saat melakukan transaksi saya menggunakan jaringan wifi milik hotel. Tempat saya menginap.
HIndari Transaksi Elektronik Perbankan Menggunakan Jaringan Internet Terbuka!
Dan...mbak-mbak petugas itu pun 'mendongeng'. Transaksi pribadi perbankan via m-banking atau i-banking cukup rawan. Bila dilakukan menggunakan jaringan internet terbuka. Jaringan wifi yang siapa saja bisa mengakses. Kemungkinan besar, data akun saya sudah terkena malware.
Satu kecerobohan yang terlihat sepele. Tapi akibatnya sepala. Pedas dan panas. So...
Jangan sekali-kali mencoba gunakan jaringan internet terbuka! free wifi. Saat Anda lakukan transaksi perbankan via m-banking atau i-banking. Bukan mencari untung karena praktis. Malah bisa buntung. Seperti pengalaman yang saya alami.
Menjamurnya kafe-kafe. Atau fasilitas umum yang memberi fasilitas free wifi. Tentu kesempatan tak akan disia-siakan. Oleh mereka yang berbuat jahat. Dengan 'mengintip' transaksi perbankan yang kita lakukan. Apalagi di bulan Ramadan seperti ini.Â