Mohon tunggu...
Nugroho Endepe
Nugroho Endepe Mohon Tunggu... Konsultan - Edukasi literasi tanpa henti. Semoga Allah meridhoi. Bacalah. Tulislah.
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Katakanlah “Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?” (67:30) Tulisan boleh dikutip dengan sitasi (mencantumkan sumbernya). 1) Psikologi 2) Hukum 3) Manajemen 4) Sosial Humaniora 5) Liputan Bebas

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Januari 2021

7 Januari 2021   04:45 Diperbarui: 7 Januari 2021   15:56 160
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Perang Dunia III sejatinya sudah terjadi dengan amunisi virus yang ternyata memangsa lawan dan kawan (foto: kompas.com) 

Apakah ini yang sebenarnya perang dunia III ?

Dimulai berita Wuhan Desember 2019, mulai merayap menyebar Maret 2020, 

Hingga kini Januari 2021,

Perang Dunia III sejatinya sudah terjadi dengan amunisi virus yang ternyata memangsa lawan dan kawan (foto: kompas.com) 
Perang Dunia III sejatinya sudah terjadi dengan amunisi virus yang ternyata memangsa lawan dan kawan (foto: kompas.com) 

Belum ada titik-titik tuntas, meski vaksin sudah mulai dibagi dengan janji yang sangat terbatas,

Vaksin tidak menyembuhkan, hanya memperkuat stamina, diharapkan tidak melemah tubuh ketika terinfeksi virus,

Dapatkah engkau membayangkan, sebuah perusahaan di mana direktur utama dan direktur operasinya dirawat di ICU?

Karena covid19?

Sebelumnya direktur keuangannya wafat karena Covid19, setelah sebelumnya mama nya juga wafat dalam jarak satu minggu?

Dan tes dilakukan dengan hasil 40 pegawainya semua terpapar covid19?

Januari 2021, perang dunia III melawan Covid19, 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun