lhah dalaaah.. lagi-lagi kau berdendang
serupa dalang
berteriak lantang dengan segudang teori menantang
pun hendak mengangkangi orang
ini politik, bujaaaang… bayangkan hidup seperti layang-layang
Â
lucu, bila melihat sepak terjang menendang
padahal nyata hanya setendang
ndak lebih, ndak kurang, ndak sekarang !
maka jangan biarkan munafik bersarang
bila tak siap patah arang
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!