"Sebenarnya Set Top Box (STB) untuk masyarakat menengah ke bawah itu gratis oleh negara. Sehingga, sebelum diumumkan pemberhentian TV analog pada November lalu, sudah dilakukannya kerja sama antara Kemkominfo dan Kementerian Sosial untuk mendata masyarakat yang memenuhi syarat untuk mendapat STB secara gratis, masyarakat yang terdaftar dalam penerimaan bantuan, saya pun ikut memberlangsungi dalam mengupayakan data para warga, namun memang harus melalui pendataan program keluarga harapan," Ujar Dosen Public Relation Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta sekaligus Tenaga Ahli Bidang Perencanaan Strategi Komunikasi Publik Ditjen SDPPI Kominfo, Dr. Ismail Cawidu, M.Si. melalui ruang virtual Zoom. Beberapa waktu lalu. Kemudian, pembuatan Set Top Box sudah di koordinasi dari Kemkominfo kepada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai instansi yang diminta untuk memproduksi alat bantu penangkap sinyal dengan harga terjamin, tambahnya.
Kenyataannya, belum sepenuhnya warga mendapatkan bantuan langsung STB. Sebagai bukti yang disampaikan Darmo, pasalnya, saat ini marak penipuan jual beli STB. Bukannya STB yang datang melainkan sandal jepit. Sungguh merugikan dan perilaku tersebut perlu penyelidikan lanjut. Oleh sebab itu, imbauan kepada warga agar tidak terpengaruh harga murah STB di pasar daring.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI