Kembali ke soal eskalasi, seorang pecandu pornografi yang sudah mencapai tahap senang menonton pornografi anak, akan menganggap bahwa melakukan hubungan seksual dengan anak-anak adalah hal yang wajar. Padahal, hubungan seksual dengan anak-anak adalah kejahatan yang tidak bisa ditolerir. Pelakunya harus dikenakan hukuman seberat-beratnya karena sangat merusak perkembangan fisik, jiwa, dan mental anak.
Kejahatan seksual pada anak dapat menimbulkan gangguan emosional. Anak mudah marah, sedih, gugup dan rasa percaya dirinya rendah. Mental anak pun terganggu. Anak depresi serta mengalami gangguan pola makan. Tidak berhenti di situ, anak akan tumbuh menjadi individu yang terlibat dengan masalah obat terlarang serta minuman keras, sulit berkomunikasi, bahkan punya keinginan untuk bunuh diri.
Bebaskan Diri dari Penjajahan Pornografi
Bangsa yang besar harus memiliki kepribadian dan perilaku yang mulia. Apa jadinya bangsa Indonesia kalau kita terus membiarkan diri dijajah pornografi?
Sambil membiarkan pemerintah melalui Keminfo menjalankan tugasnya memblokir situs-situs porno, mari kita juga memilih menjauhi pornografi. Masa depan kita dan bangsa ini juga ditentukan oleh pilihan tontonan kita, lho.
Ya, tentu saja kita harus terlebih dulu memperkaya wawasan mengenai bahaya pornografi dan sisi hitam industri pornografi yang sangat erat berkaitan dengan narkotika, penyakit kelamin, perdagangan dan eksploitasi manusia.
Baru setelah itu kita bersihkan memori komputer, telepon genggam dan koleksi DVD dari konten pornografi.
Yuk, kita mulai dari sekarang untuk merdeka dari penjajahan pornografi!
Referensi
- Kejahatan Seksual Terhadap Anak Marak di Tahun 2013
https://komnaspa.wordpress.com/2013/07/24/kejahatan-seksual-terhadap-anak-marak-di-tahun-2013/
- 38 Persen Pelaku Kejahatan Anak Terinspirasi Situs Dewasa
- Kejahatan Seksual pada Anak Diprediksi Melonjak Â