Mohon tunggu...
Nabila Agustin
Nabila Agustin Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa

Nabila Mahasiswa Pendidikan Sejarah

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Sejarah dan Tradisi Manaqiban Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

22 Desember 2024   00:54 Diperbarui: 22 Desember 2024   00:54 32
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dalam kajian sejarah dijelaskan bahwa dari masa prasejarah pendudukKepulauan Indonesia dikenal sebagai pelaut yang mampu mengarungi lautan lepas. Sejak abad-abad pertama zaman kita, terdapat jalur maritim dan perdagangan antara kepulauan Indonesia dengan berbagai wilayah di Asia Tenggara. Wilayah barat nusantara dan sekitar Malaka telah menjadi kawasan yang menarik sejak zaman dahulu, salah satunya karena produk pertanian yang dijual menarik bagi para pedagang sebagai jalur antara Tiongkok dan India. (Yatim Badri, 2011).

Penyebaran tasawuf di Indonesia tercatat sejak masuknya ajaran Islamdi negara ini. Ketika para pedagang Muslim masuk Islam, mereka tidak hanya menggunakan pendekatan komersial, tetapi juga pendekatan sufi. Karena tasawuf mempunyai ciri-ciri khusus yang diterima oleh kalangan non-Muslim di lingkungannya, dan terbukti bahwa tersebarnya ajaran Islam di seluruh Indonesia karena jasa-jasa mayoritas para sufi, seperti mereka yang tergabung dalam Thoriqoh ini  yang terpisah dari Thoriqoh.

Begitu pula dengan timbulnya manaqib yang sudah menjadi tradisi yang terus berkembang di tengah-tengah masyarakat Islam di Indonesia, terutama di daerah Jawa yang tidak lepas dari peranan ulama atau wali yang menyebarkan Islam dalam permulaan awal penyebaran Islam terutama di Jawa para ulama Islam yang dipimpin oleh wali songo telah mengajarkan kepada masyarakat Islam tentang ilmu thoriqoh, manaqib dan amalan-amalan lain yang selaras dengan itu. Praktek-praktek tersebut ternyata berjalan dan berkembang terus hingga saat ini, bahkan oleh masyarakat Islam hal ini dijadikan sebagai sarana dakwah Islamiyyah. Melihat sejarah
perkembangan penyebarabn Islam, maka wajar jika pada saat itu amalan-amalan tersebut juga berkembang pesat. Jadi kita bisa menyimpulkan bahwa munculnya manaqib di Indonesia terjadi ketika para ulama yang dipimpin oleh para sufi mengajarkan agama Islam di Indonesia.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun